Jalan Kabupaten Simpang Ciawi-Sawarna Rusak Parah, Diduga Akibat Aktivitas Penambang Batu.

- Jurnalis

Selasa, 21 Oktober 2025 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jalan Kabupaten Simpang Ciawi-Sawarna Rusak Parah, Diduga Akibat Aktivitas Penambang Batu.

Lebak – Kondisi jalan poros penghubung antar Kecamatan dan Desa di wilayah Simpang Ciawi-Sawarna, Kabupaten di Lebak Banten, kini rusak parah. Warga menilai kerusakan tersebut diduga kuat akibat aktivitas pertambangan batu di daerah Desa Lebak tipar, kampung Batu sempur, yang berlangsung di sekitar area jalan tersebut, Selasa (21-10-2025).

Sejumlah titik jalan di Kecamatan Cilograng dan sekitarnya tampak berlubang, amblas, dan rumit untuk dilalui kendaraan roda dua dan roda empat. Warga mengaku kesulitan beraktivitas karena badan jalan berubah menjadi kubangan lumpur saat hujan, dan berdebu tebal saat kemarau.

“Setiap hari truk pengangkut batu lewat sini. Jalan yang dulu masih bagus sekarang hancur karena dilalui kendaraan berat. Kami berharap pemerintah segera bertindak,” ujar salah satu warga Kecamatan Cilograng.

 

Selain faktor kendaraan tambang, warga juga menyoroti adanya dugaan pembiaran dari oknum yang disebut-sebut memberi izin penggunaan jalan poros untuk kepentingan pengusaha tambang. Dugaan tersebut kini tengah diselidiki oleh sejumlah lembaga masyarakat sipil dan pemerhati lingkungan.

Tokoh Pemuda Kecamatan Cilograng menyebut bahwa jalan poros adalah aset negara yang harus dilindungi.

“Jalan poros itu bukan untuk kepentingan pribadi atau perusahaan. Pemerintah daerah harus tegas menertibkan aktivitas tambang yang merusak fasilitas umum,” tegasnya.

 

Sementara itu, pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Lebak belum bisa di hubungi untuk supaya melakukan pengecekan lapangan serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan penyebab utama kerusakan jalan poros Kabupaten tersebut.

Pemerintah daerah diharapkan segera mengambil langkah perbaikan dan penegakan hukum agar akses masyarakat tidak semakin terhambat dan dampak lingkungan tidak meluas.

Sementara pihak perusahaan Tambang batu tersebut belum bisa di kompirmasi dimintai keterangannya.
“Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru