King Naga Apresiasi Polres Lebak dan Kodim Lebak Sebagai Pelindung Masyarakat Korban Intimidasi di Desa Luhurjaya.

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 08:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Aparat penegak hukum dari Polres Lebak dan Kodim Lebak yang hadir di tengah masyarakat Desa Luhurjaya, Kecamatan Cipanas, Kabupaten Lebak, mendapat apresiasi tinggi dari aktivis dan tokoh masyarakat King Naga. Ia menilai langkah tersebut sebagai bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi warga yang diduga menjadi korban intimidasi oleh oknum aparat desa.

 

Menurut King Naga, situasi yang terjadi di Desa Luhurjaya belakangan ini menimbulkan keresahan di tengah masyarakat. Dugaan intimidasi terhadap warga dan narasumber yang berani bersuara dinilai berpotensi melanggar hak-hak sipil serta mencederai prinsip demokrasi di tingkat desa.

 

“Saya mengapresiasi setinggi-tingginya langkah cepat Polres Lebak dan Kodim Lebak yang turun langsung ke lapangan. Ini bukti bahwa aparat hadir sebagai pelindung masyarakat, bukan membiarkan rakyat berjuang sendirian menghadapi tekanan,” tegas King Naga kepada awak media pada Sabtu (07/02/2026).

 

Ia menegaskan bahwa kehadiran TNI dan Polri bukan hanya sekadar formalitas, melainkan memberikan rasa aman dan dukungan psikologis bagi warga yang selama ini merasa tertekan dan takut untuk menyampaikan kebenaran.

 

“Masyarakat harus merasa aman saat menyampaikan aspirasi dan fakta. Tidak boleh ada intimidasi, apalagi dari pejabat publik yang seharusnya menjadi pelayan rakyat,” lanjutnya.

 

King Naga juga mendorong agar aparat penegak hukum mengusut tuntas dugaan intimidasi tersebut secara profesional, transparan, dan berkeadilan. Ia mengingatkan bahwa desa bukan wilayah kebal hukum, dan setiap tindakan penyalahgunaan wewenang harus diproses sesuai aturan yang berlaku.

 

Selain itu, ia mengajak masyarakat Desa Luhurjaya untuk tetap tenang dan tidak takut, serta mempercayakan penanganan persoalan ini kepada aparat yang berwenang.

 

“Jika TNI dan Polri sudah hadir, itu artinya negara tidak tinggal diam. Saya minta warga jangan gentar, terus bersuara demi kebenaran,” pungkasnya.

 

Hingga berita ini diterbitkan, situasi di Desa Luhurjaya terpantau kondusif dengan pengawasan aparat keamanan. Masyarakat berharap adanya penyelesaian yang adil serta perlindungan hukum yang nyata dari negara.

 

Tri

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru