King Naga Desak Dinkes Evaluasi RS Kartini Lebak, Soroti Dugaan Penahanan Ibu dan Bayi hingga Serukan Boikot

- Jurnalis

Rabu, 15 Juli 2026 - 07:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK, BANTEN – Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga, mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak segera melakukan evaluasi terhadap pelayanan RS Kartini Lebak menyusul adanya dugaan seorang ibu beserta bayi yang baru dilahirkannya belum diperbolehkan pulang karena persoalan administrasi kepesertaan BPJS.

Menurut King Naga, apabila dugaan tersebut benar terjadi, tindakan itu dinilai bertentangan dengan prinsip pelayanan kesehatan yang mengedepankan aspek kemanusiaan. Ia menegaskan bahwa rumah sakit sebagai fasilitas pelayanan kesehatan harus mengutamakan keselamatan, hak pasien, dan pelayanan medis, bukan menjadikan persoalan administrasi sebagai alasan yang merugikan pasien.

“Rumah sakit bukan tempat menyandera pasien. Jika benar ada ibu dan bayi yang belum diperbolehkan pulang hanya karena persoalan administrasi atau BPJS, maka hal ini harus menjadi perhatian serius. Pelayanan kesehatan harus mengedepankan nilai kemanusiaan,” tegas King Naga, Senin (13/7/2026).

King Naga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak segera melakukan pemeriksaan terhadap fakta yang terjadi di lapangan. Ia menilai, apabila hasil pemeriksaan menemukan adanya pelanggaran terhadap ketentuan pelayanan kesehatan, maka manajemen rumah sakit harus diberikan sanksi sesuai peraturan yang berlaku.

“Kami meminta Dinas Kesehatan tidak tinggal diam. Lakukan investigasi dan evaluasi secara menyeluruh. Jika terbukti ada pelanggaran, berikan sanksi tegas agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” ujarnya.

Selain mendesak evaluasi, King Naga juga mengajak masyarakat untuk ikut mengawal perkembangan kasus tersebut. Ia menyatakan LSM GMBI siap memberikan pendampingan dan mengawasi proses penyelesaiannya. Bahkan, menurutnya, tidak menutup kemungkinan akan muncul seruan boikot terhadap rumah sakit apabila tidak ada perbaikan pelayanan.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak RS Kartini Lebak maupun Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak belum memberikan keterangan resmi terkait dugaan tersebut. Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari kedua belah pihak guna memenuhi prinsip pemberitaan yang berimbang. Apabila klarifikasi telah diterima, berita ini akan diperbarui sesuai perkembangan terbaru.

Sumber: Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga.

Tri/Tim

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru