King Naga Desak Yayasan Daar EL- Ulum Bertindak Tegas: Jika Pengelolaan SPPG Cicaringin–Gunungkencana Tak Sesuai, Mitra Harus Diganti!

- Jurnalis

Sabtu, 28 Februari 2026 - 13:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Baten Sabtu, 28 Februari 2026

Dinamika pengelolaan SPPG Cicaringin–Gunungkencana terus menjadi perhatian publik. Isu ini mencuat setelah tokoh yang dikenal dengan sebutan King Naga menyampaikan desakan terbuka agar dilakukan evaluasi terhadap pengelolaan program yang berkaitan dengan kegiatan SPPG di wilayah Cicaringin–Gunungkencana.

 

Dalam keterangannya kepada awak media, King Naga menegaskan bahwa lembaga yang bergerak di bidang pendidikan dan sosial harus menjunjung tinggi prinsip transparansi, akuntabilitas, serta profesionalisme dalam setiap program yang dijalankan.

 

> “Yayasan tidak boleh tutup mata. Jika ada pengelolaan yang tidak sesuai, segera lakukan evaluasi dan ganti mitra. Ini demi menjaga marwah lembaga dan kepercayaan publik,” tegasnya.

 

 

 

Menurutnya, kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan program sosial dan pendidikan. Karena itu, setiap kritik dan masukan harus dijadikan bahan perbaikan, bukan dihindari.

 

 

 

 

Menindaklanjuti pemberitaan tersebut, Kaperwil Tabloid Pilar Post telah melakukan konfirmasi langsung kepada pengurus sekaligus Ketua Yayasan Daar El-Ulum, Fahrul Rijal. Dalam rekaman suara yang diterima redaksi, Fahrul Rijal menyampaikan klarifikasi secara terbuka dan humanis terkait berbagai masukan yang berkembang di masyarakat.

 

Dalam pernyataannya, Fahrul Rijal terlebih dahulu menyampaikan apresiasi atas perhatian serta kontrol sosial terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 

> “Pertama, kami mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas saran, aduan, dan masukan yang disampaikan baik oleh masyarakat maupun lembaga kemasyarakatan sebagai bentuk kontrol terhadap program Makan Bergizi Gratis (MBG). Hal tersebut tentu menjadi perhatian kami sebagai pengurus dan pimpinan Yayasan Daar El-Ulum,” ujar Fahrul Rijal dalam rekaman suara yang diterima redaksi.

 

 

 

Ia menegaskan bahwa setiap aduan yang masuk akan dicatat dan diverifikasi secara menyeluruh.

 

> “Terkait aduan-aduan tersebut, kami akan mencatat dan melakukan pengecekan serta kroscek terhadap kebenarannya. Jika memang ditemukan adanya kekurangan, tentu kami akan melakukan evaluasi.”

 

 

 

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pihak yayasan akan mengevaluasi pihak yang dipercaya menjalankan program di lapangan apabila ditemukan hal-hal yang perlu diperbaiki.

 

> “Apabila memang ada kekurangan sebagaimana yang disampaikan masyarakat atau lembaga swadaya masyarakat, kami akan melakukan evaluasi terhadap pihak yang dipercaya di lapangan, sekaligus melakukan perbaikan terhadap kekurangan yang ada.”

 

 

 

Fahrul Rijal juga menegaskan bahwa setiap laporan akan diteruskan kepada pelaksana teknis agar segera dilakukan pembenahan.

 

> “Segala bentuk kekurangan dan aduan yang disampaikan akan kami sampaikan kepada pihak di lapangan untuk segera melengkapi dan memperbaiki sesuai dengan ketentuan yang berlaku.”

 

 

 

Sebagai penutup, ia menekankan komitmen yayasan dalam memastikan seluruh pelaksanaan program berjalan sesuai spesifikasi dan aturan dari BGN.

 

> “Yang kedua, kami akan melakukan evaluasi secara menyeluruh. Dan yang ketiga, kami menekankan bahwa segala bentuk kekurangan harus segera dilengkapi sesuai dengan spesifikasi dan aturan BGN yang berlaku.”

 

 

 

Dengan adanya klarifikasi langsung dari Ketua Yayasan, diharapkan dinamika yang berkembang dapat disikapi secara proporsional serta menjadi momentum perbaikan demi menjaga kepercayaan publik dan keberlangsungan program.

 

 

Tri

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Karangsuwung Turun Langsung Lakukan Pendataan Perlinsos, Pastikan Warga Kurang Mampu Tak Terlewat Bantuan
Tujuh Dapur SPPG di Kabupaten Tegal Disuspend, BGN Perketat Pengawasan Pelaporan Dana Harian
Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 07:25 WIB

Babinsa Karangsuwung Turun Langsung Lakukan Pendataan Perlinsos, Pastikan Warga Kurang Mampu Tak Terlewat Bantuan

Minggu, 8 November 2026 - 07:06 WIB

Tujuh Dapur SPPG di Kabupaten Tegal Disuspend, BGN Perketat Pengawasan Pelaporan Dana Harian

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Berita Terbaru