King Naga Geram: Jangan Asal Bunyi, LSM Bukan Kambing Hitam Perusahaan!

- Jurnalis

Rabu, 26 November 2025 - 02:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, Banten – Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga, meluapkan kekesalannya atas pernyataan seorang buruh yang menyebut LSM dan Ormas sebagai pihak yang mengganggu perusahaan, tanpa menyebutkan nama ataupun bukti yang jelas.

King Naga menilai pernyataan tersebut asal lempar isu dan berpotensi memecah belah masyarakat.

“Jangan gampang melempar opini liar ke publik. Kalau memang ada yang mengganggu, sebutkan siapa! Jangan LSM dan Ormas dijadikan kambing hitam seenaknya,” tegas King Naga dengan nada keras, Selasa(25/11/2025).

Menurutnya, pernyataan seperti itu sangat berbahaya karena dapat memicu stigma negatif terhadap seluruh LSM dan Ormas, padahal banyak organisasi yang justru berjuang untuk kepentingan masyarakat kecil.

“LSM itu bukan preman berkedok organisasi. Kami ini mitra kritik, mitra rakyat, bukan pengganggu perusahaan. Yang bikin rusak itu oknum, bukan lembaganya!” ujarnya.

King Naga juga menantang pihak yang membuat pernyataan tersebut agar berani membuktikan ucapannya.

“Kalau punya data, buka! Jangan cuma berani di omongan. Kami siap berhadapan secara terbuka, transparan, dan berdasarkan hukum,” katanya.

Ia menegaskan, GMBI Distrik Lebak tidak pernah melakukan tindakan yang merugikan perusahaan mana pun, melainkan menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap perusahaan yang diduga melanggar aturan.

“Kalau perusahaan berjalan sesuai aturan, LSM tidak akan ganggu. Yang biasa kebakaran jenggot itu justru yang merasa tersentil karena ada indikasi pelanggaran,” sindirnya.

Di akhir pernyataannya, King Naga mengingatkan agar semua pihak berhenti membuat opini liar yang bisa memicu konflik horizontal antara buruh, masyarakat, dan organisasi sosial.

 

“Bicara itu pakai otak, bukan pakai emosi. Jangan korbankan stabilitas daerah hanya karena ingin cari panggung,” tutupnya tajam.

Tri

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru