King Naga Menekankan Polisi Yang Hadir Dalam Tragedi Dugaan Penyekapan Aktivis Dirumah Ketua DPRD Lebak Bersaksi Yang Sebenarnya

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 06:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak– Ketua LSM GMBI Distrik Lebak, King Naga, mendesak aparat kepolisian yang berada di lokasi saat tragedi dugaan penyekapan dan penganiayaan aktivis Fam Fuk Tjhong alias Uun untuk memberikan kesaksian yang sebenarnya selain daripada yang sebenarnya. King Naga menegaskan bahwa personel kepolisian yang menyaksikan peristiwa tersebut wajib mengungkap fakta lapangan yang objektif tanpa ada yang ditutup-tutupi demi tegaknya keadilan.

 

Pernyataan ini mencuat menyusul ramainya pemberitaan mengenai dugaan penculikan, intimidasi, dan penganiayaan terhadap aktivis Uun oleh sekelompok oknum organisasi kemasyarakatan (ormas). Peristiwa tersebut diduga terjadi di area yang berkaitan dengan Ketua DPRD Kabupaten Lebak, dr. Juwita Wulandari, meskipun dugaan keterlibatan langsung tersebut telah dibantah secara resmi oleh pihak Ketua DPRD.

 

Kronologi dan Tuntutan Transparansi Saksi Kunci

 

Desakan terhadap Saksi Polisi: King Naga menekankan bahwa aparat kepolisian yang hadir di TKP harus berdiri di atas kebenaran. Kesaksian mereka sangat krusial agar tidak ada pembenaran sepihak atau penggiringan opini publik yang mengaburkan fakta kronologis yang sebenarnya.

 

Bantahan Ketua DPRD Lebak: Melalui konferensi pers di Gedung DPRD Lebak, dr. Juwita Wulandari yang didampingi kuasa hukumnya, Acep Saepudin, menegaskan dirinya tidak pernah memerintahkan tindakan kekerasan atau penculikan terhadap korban. Pihaknya justru mendukung penuh Polda Banten untuk mengusut tuntas kasus ini agar menjadi terang benderang.

 

Komitmen Pengawalan Kasus: LSM GMBI Distrik Lebak menyatakan akan terus mengawal proses hukum secara objektif. Mereka menuntut agar proses hukum di Polda Banten berjalan profesional tanpa pandang bulu terhadap siapa pun yang terlibat di lapangan.

 

Kasus dugaan kekerasan yang menimpa aktivis akibat kritik di media sosial ini kini tengah ditangani secara intensif oleh Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Banten. Publik kini menunggu transparansi dari hasil penyelidikan serta kesaksian objektif dari para saksi di lokasi kejadian.

 

Tri/Tim

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru