Komisi X DPR RI Bongkar Akar Persoalan Pendidikan Nasional: Ego Sektoral hingga UKT Tinggi Dinilai Hambat Masa Depan Generasi Bangsa

- Jurnalis

Senin, 20 Juli 2026 - 05:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal //utamapost.com – Anggota Komisi X DPR RI, Abdul Fikri Faqih, menyoroti berbagai persoalan mendasar yang masih membelit dunia pendidikan nasional.

Menurutnya, lemahnya integrasi kebijakan antar-kementerian, belum optimalnya pengelolaan anggaran pendidikan, hingga derasnya pengaruh media sosial terhadap pembentukan karakter peserta didik menjadi tantangan serius yang harus segera ditangani secara menyeluruh.

Pernyataan tersebut disampaikan Fikri saat menjadi narasumber dalam workshop pendidikan bertajuk “Penguatan Tata Kelola Pendidikan yang Lebih Terintegrasi, Akuntabel, dan Berkarakter” yang digelar di Kota Tegal, Minggu (19/7/2026).

Kegiatan tersebut dihadiri para guru dari wilayah Kota Tegal, Kabupaten Tegal, Brebes, dan Slawi, serta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tegal, Dewi Umaroh.

Dalam paparannya, Fikri menegaskan bahwa ego sektoral antar-kementerian dan lembaga masih menjadi hambatan besar dalam mewujudkan tata kelola pendidikan yang efektif.

Padahal, sektor pendidikan telah memperoleh alokasi anggaran sebesar 20 persen dari APBN sebagaimana amanat konstitusi. Namun, besarnya anggaran tersebut dinilai belum mampu menjawab berbagai persoalan yang masih dirasakan masyarakat.

“Anggaran pendidikan 20 persen sering diperdebatkan, nilainya sangat besar. Namun faktanya, keluhan masyarakat masih banyak. UKT masih tinggi, bahkan sekitar 10 persen calon mahasiswa yang sudah dinyatakan lolos melalui jalur SNBT maupun SNBP akhirnya tidak melakukan daftar ulang karena berbagai kendala,” ungkap Fikri.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi indikator bahwa tata kelola pendidikan masih memerlukan pembenahan secara fundamental.

Integrasi kebijakan, sinkronisasi program antar-instansi, serta penguatan akuntabilitas penggunaan anggaran dinilai menjadi langkah penting agar manfaat anggaran pendidikan benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

Selain persoalan pembiayaan, Fikri juga mengingatkan pentingnya memperkuat pendidikan karakter di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital dan media sosial.

Menurutnya, pendidikan tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi akademik, tetapi juga harus mampu membentuk generasi yang berintegritas, beretika, dan memiliki karakter kebangsaan yang kuat.

Melalui forum tersebut, Fikri berharap seluruh pemangku kepentingan dapat memperkuat kolaborasi untuk membangun sistem pendidikan nasional yang lebih terintegrasi, transparan, akuntabel, dan mampu menjawab tantangan zaman, sehingga cita-cita mencetak sumber daya manusia Indonesia yang unggul dapat terwujud secara berkelanjutan.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terbaru