Kontroversi Tarif Parkir Rp2.000 di Pekanbaru: Dishub Dianggap Lembek Hadapi Jukir Nakal

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 07:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Kontroversi Tarif Parkir Rp2.000 di Pekanbaru: Dishub Dianggap Lembek Hadapi Jukir Nakal

Pekanbaru, 17 Desember 2025 – Kasus juru parkir (jukir) nakal yang meminta tarif parkir Rp2.000 untuk roda dua meski sudah ditetapkan Rp1.000 oleh Wali Kota Pekanbaru mencuri perhatian publik. Masyarakat menyoroti ketidaktegasan Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru dalam menindak pelanggaran ini, terutama setelah instruksi penurunan tarif parkir yang telah lama diberlakukan.

Sebelumnya, seorang jukir yang bertugas di depan salah satu bank milik negara di Jalan HR. Soebrantas terekam warga selalu memungut tarif Rp2.000 untuk roda dua. Padahal, kebijakan Wali Kota Pekanbaru telah menurunkan tarif parkir menjadi Rp1.000 sejak lama. Masyarakat setempat menyatakan kekecewaan karena Dishub dianggap tidak melayani dan melindungi warga dari praktik pungli jukir ini.

“Warga heran kenapa Dishub tidak tegas menjalankan instruksi Wali Kota. Ini sudah meresahkan dan merugikan masyarakat,” ujar salah seorang warga yang enggan disebut namanya.

Kasus ini bahkan telah dilaporkan ke Bagian Pengaduan Parkir Dishub Pekanbaru. Saat itu, pihak dinas mengklaim petugas sudah mendatangi lokasi, memperingatkan jukir tersebut, dan bahkan memberhentikannya dari tugasnya. Namun, kejadian mengejutkan terjadi beberapa hari kemudian: jukir yang sama terlihat kembali beroperasi di tempat yang sama, seolah pengawasan hanya sementara.

“Katanya sudah diberhentikan, tapi beberapa hari kemudian muncul lagi di situ dan hingga kini. Jadi kami bertanya-tanya, penertiban seperti apa yang dilakukan Dishub?” keluh warga lainnya.

Plt Kepala Dishub Pekanbaru, Sunarko, terkesan bungkam saat dikonfirmasi awak media terkait kronologi penanganan kasus ini. Pesan konfirmasi yang dikirim melalui aplikasi WhatsApp hingga kini belum dibalas. Sampai berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Dishub Kota Pekanbaru.

Kekecewaan warga kini tidak hanya tertuju pada jukir nakal, tetapi juga pada kinerja Dishub Pekanbaru secara keseluruhan. Masyarakat meminta Wali Kota Pekanbaru melakukan evaluasi serius terhadap jajaran pejabat di Dinas Perhubungan.

Warga mendesak agar Wali Kota mengangkat pejabat Dishub yang benar-benar mampu dan bersungguh-sungguh menjalankan tugas, tegas dalam menegakkan Peraturan Daerah (Perda) Kota Pekanbaru, serta konsisten melindungi kepentingan masyarakat pengguna jasa parkir.

“Kalau pejabatnya tegas dan mau turun ke lapangan secara berkala, praktik seperti ini pasti bisa ditekan. Kami minta Wali Kota memilih pejabat Dishub yang betul-betul berpihak pada warga,” tutup seorang warga.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru