Kritik Tajam Aktivis Lebak, Dani Saeputra : Pemda Dinilai “Lemot” Serap Aspirasi

- Jurnalis

Jumat, 25 April 2025 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak, – Aktivis sosial Kabupaten Lebak, Dani Saeputra, melontarkan kritik pedas terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Lebak terkait kondisi infrastruktur jalan yang dinilai memprihatinkan.

Dalam keterangannya kepada awak media pada Kamis, 24 April 2025, Dani menyebut jalan-jalan di wilayah Lebak, baik jalan raya Kabupaten maupun poros desa, banyak yang rusak parah namun Pemerintah seolah abai.

“Jalan-jalan di Kabupaten Lebak berlubang di mana-mana, semrawut, bahkan mirip Sungai Ciujung yang tak pernah surut banjir. Ini bukan cuma soal kenyamanan, tapi menyangkut keselamatan masyarakat,” ungkap Dani di Sekretariat GMBI Distrik Lebak.

Kritik Dani Saeputra bukan tanpa alasan. Ia menyoroti lambatnya respons Pemerintah Kabupaten Lebak dalam menangani aspirasi masyarakat, terutama soal infrastruktur. Menurutnya, hampir di seluruh desa di Lebak, kondisi jalan masih sangat memprihatinkan.

“Pemda Lebak hari ini harus dievaluasi. Kinerja mereka tidak disiplin, jauh dari semangat visi misi saat mereka mencalonkan diri sebagai pemimpin daerah. Hanya janji-janji kosong,” ujar Dani.

Selain soal infrastruktur, Dani juga mempertanyakan transparansi anggaran publikasi dan informasi di Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Lebak. Ia menuding lembaga tersebut tidak pernah secara terbuka menyampaikan laporan penggunaan anggaran tahunan.

“Saya tantang semua media datang ke Diskominfo, tanya ke mana anggaran publikasi itu selama ini? Berapa miliar uang rakyat yang dihabiskan tiap tahun, tapi tak pernah ada laporan transparan? Rakyat berhak tahu,” tegasnya.

Tak tanggung-tanggung, Dani pun meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun langsung dan melakukan audit terbuka terhadap penggunaan anggaran di Diskominfo Lebak.

“Jangan seperti main petak umpet. Publik perlu tahu ke mana uang mereka mengalir,” imbuhnya.

Dani berharap kritik ini menjadi pemantik perubahan di tubuh pemerintahan daerah, baik di tingkat Pemerintah Desa, Kabupaten maupun provinsi. Ia menegaskan, suara rakyat tidak boleh terus-menerus diabaikan.

“Kalau tidak ada perubahan, jangan salahkan rakyat jika nanti turun ke jalan. Pemimpin itu bukan hanya duduk di belakang meja, tapi hadir menjawab keluhan masyarakat,” tutupnya.”
“Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Sejarah Baru Perdamaian di Tolikara, Dua Kelompok yang Bertikai Sepakat Akhiri Perang, Surat Pernyataan Sikap Ditandatangani
DESAKAN KING BADAK BERBUAH HASIL, BPJS KETENAGAKERJAAN RANGKASBITUNG AKHIRNYA TERIMA BERKAS SANGGAHAN KLAIM JKM ALM. IBU LILIS
Belasan Excavator Diduga Bebas Keruk Emas di Sungai Lasi dan X Koto Diateh, Kapolres Solok Kota Didesak Jangan Tutup Mata!
Bupati Agus Rubiyanto Pimpin Upacara Sumpah Pemuda Ke-98, Serukan Pemuda Tebo Jadi Penggerak Kemajuan Daerah
oknum kades di kecamatan rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram
PEMBANGUNAN PAVING BLOCK DI DESA CIKAMUNDING DISOROT, DINAS PUPR DAN PENGAWAS TEKNIS DIMINTA BERTINDAK TEGAS.
SK Bupati Lebak Tentang Pemberhentian Riki Dari Jabatan Kades Kerta Batal Demi Hukum
PARES ADHARA DESAK PRESIDEN EVALUASI PENGELOLAAN SDA, DUGAAN KEJAHATAN LINGKUNGAN DIMINTA DIUSUT TUNTAS.

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 18:29 WIB

Sejarah Baru Perdamaian di Tolikara, Dua Kelompok yang Bertikai Sepakat Akhiri Perang, Surat Pernyataan Sikap Ditandatangani

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:21 WIB

DESAKAN KING BADAK BERBUAH HASIL, BPJS KETENAGAKERJAAN RANGKASBITUNG AKHIRNYA TERIMA BERKAS SANGGAHAN KLAIM JKM ALM. IBU LILIS

Jumat, 30 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Belasan Excavator Diduga Bebas Keruk Emas di Sungai Lasi dan X Koto Diateh, Kapolres Solok Kota Didesak Jangan Tutup Mata!

Jumat, 30 Oktober 2026 - 12:57 WIB

Bupati Agus Rubiyanto Pimpin Upacara Sumpah Pemuda Ke-98, Serukan Pemuda Tebo Jadi Penggerak Kemajuan Daerah

Jumat, 30 Oktober 2026 - 11:39 WIB

oknum kades di kecamatan rakit kulim Akui Pungutan PETI Rp5 Juta, Pengepul Rp20 Ribu per Gram

Berita Terbaru