Utamapost.com, Kabupaten Rokan Hulu – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KUKERTA) Universitas Riau Tahun 2026 melaksanakan program kerja Digitalisasi UMKM pada 12–13 Juli 2026 di Desa Bono Tapung. Kegiatan ini bertujuan untuk membantu pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan dan memperluas jangkauan pemasaran usaha.
Selama dua hari pelaksanaan, mahasiswa KUKERTA melakukan pendataan dan pendampingan secara langsung kepada pelaku UMKM. Hasil dari kegiatan tersebut adalah terbentuknya 7 QRIS sebagai sarana pembayaran non-tunai dan 9 akun Google Bisnis yang memungkinkan UMKM lebih mudah ditemukan melalui Google Search dan Google Maps.
Selain membantu proses registrasi, mahasiswa juga memberikan pendampingan mengenai cara mengelola akun Google Bisnis, seperti memperbarui informasi usaha, menambahkan foto produk, mencantumkan jam operasional, serta memanfaatkan fitur Google Maps sebagai media promosi. Edukasi ini diharapkan dapat meningkatkan kemampuan pelaku UMKM dalam mengembangkan usahanya di era digital.
Program kerja ini mendapat sambutan positif dari pemerintah desa dan para pelaku UMKM karena memberikan manfaat nyata dalam mempermudah transaksi serta meningkatkan eksistensi usaha di platform digital. Diharapkan, 7 QRIS dan 9 akun Google Bisnis yang telah dibuat dapat dimanfaatkan secara optimal sehingga mampu meningkatkan daya saing UMKM dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Desa Bono Tapung.
Melalui program ini, Mahasiswa KUKERTA Universitas Riau Tahun 2026 menunjukkan komitmennya dalam mendukung transformasi digital di tingkat desa melalui pemberdayaan UMKM yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan.










