Masyarakat Desak Polisi Usut Gudang Penimbunan BBM Ilegal di Tenayan Raya Pekanbaru

- Jurnalis

Jumat, 12 Desember 2025 - 09:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Masyarakat Desak Polisi Usut Gudang Penimbunan BBM Ilegal di Tenayan Raya Pekanbaru

Pekanbaru — Informasi mengenai keberadaan sebuah gudang yang diduga menjadi lokasi penimbunan Bahan Bakar Minyak (BBM) ilegal di wilayah Kecamatan Tenayan Raya, jalan Palembang. Pekanbaru, kembali mencuat dan memicu keresahan masyarakat.

Warga setempat mengaku telah lama melihat aktivitas mencurigakan di lokasi tersebut, termasuk lalu-lalang kendaraan Mobil tangki berwarna biru-putih sering masuk ke gudang hj Bahar. pengangkut BBM pada jam-jam tertentu. Aktivitas itu disebut berlangsung secara tertutup namun terkesan leluasa, sehingga memunculkan dugaan bahwa operasionalnya belum tersentuh penegakan hukum atau sengaja di biarkan oleh pihak APH setempat.atau karna takut dengan di duga oknim prajurit TNI AU yang membekingi gudang tersebut.

Sejumlah sumber masyarakat menyebutkan bahwa ada nama-nama yang dikaitkan dengan keberadaan gudang tersebut, seperti H. Bahar dan Ucok Regar.namun sebetulnya pemodal tersebut berinisial HJ (W) Nasution hingga kini kebenarannya belum dapat dipastikan. Warga menegaskan bahwa informasi ini perlu diverifikasi secara resmi oleh aparat penegak hukum untuk menghindari simpang siur dan potensi fitnah.

Masyarakat Tenayan Raya mendesak Kapolresta Pekanbaru untuk menindaklanjuti laporan tersebut dengan langkah cepat dan transparan. Mereka berharap aparat turun langsung ke lapangan, melakukan pemeriksaan, serta memberikan klarifikasi resmi agar tidak terjadi spekulasi lebih jauh.

> “Kami hanya ingin kepastian hukum. Jika memang ada pelanggaran, tindak tegas. Jika tidak ada, sampaikan ke publik agar tidak terjadi kegaduhan,” ujar salah seorang warga.

Isu penimbunan BBM ilegal bukan hanya merugikan negara, tetapi juga menimbulkan risiko keselamatan bagi warga sekitar, terutama jika aktivitas tersebut berlangsung tanpa standar keamanan yang memadai.

Masyarakat berharap aparat tidak menutup mata dan segera mengambil tindakan demi menjaga ketertiban, keselamatan, dan kepastian hukum di wilayah Tenayan Raya. Hingga kini, belum ada respons resmi dari aparat terkait laporan tersebut.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru