Mengenal Samba Ambu Ambu, Kuliner Khas Kabupaten Solok yang Sarat Filosofi

- Jurnalis

Sabtu, 6 September 2025 - 16:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SOLOK, utamapost.com – Kabupaten Solok tidak hanya terkenal dengan keindahan alamnya yang memukau, tetapi juga memiliki kekayaan kuliner tradisional yang menjadi ciri khas di hampir setiap nagari. Salah satunya adalah Samba Ambu Ambu, makanan khas yang berasal dari Nagari Guguak Sarai, Kecamatan IX Koto Sungai Lasi. Hidangan ini menjadi salah satu sajian wajib yang selalu hadir dalam acara adat masyarakat setempat, terutama dalam baralek manangah atau pesta adat besar.

Samba Ambu Ambu sekilas mirip dengan samba (masakan bersantan) pada umumnya, namun yang membedakannya adalah kelapa parut yang disangrai hingga hitam, lalu digiling halus sebagai bahan utama. Hidangan ini juga diisi dengan usus kambing yang telah direbus, nangka muda yang dipotong kecil, rebung bambu pucuk, serta ikan kering.

Bahan bahan Samba Ambu Ambu nagari Guguak Sarai.

Proses memasaknya memerlukan ketelitian dan kesabaran. Santan dimasukkan ke dalam kuali, kemudian ditambahkan cabe giling, bumbu halus seperti bawang merah, bawang putih, serai, lengkuas, penyedap rasa, dan garam. Setelah itu, bahan utama dimasukkan satu per satu. Kelapa parut yang telah disangrai dimasukkan terakhir. Masakan terus diaduk hingga matang, ditandai dengan warna yang menghitam dan tekstur yang berminyak, sebelum akhirnya diangkat dan siap disajikan.

Menurut Ketua Bundo Kanduang Nagari Guguak Sarai, Bundo Murtina, Samba Ambu Ambu bukan sekadar makanan, tetapi juga warisan budaya yang memiliki filosofi mendalam. Salah satunya terlihat dari penggunaan kepala ikan kering yang tidak boleh dibuang. “Kepala ikan kering melambangkan seorang niniak mamak yang tidak boleh tergadai budinya dan harus konsisten dalam perbuatan,” jelas Bundo Murtina.

Bundo Kanduang Bersama Pamong Budaya, Wirasto, S.H

Ia juga menyebutkan, para bundo kanduang yang di Guguak Sarai dikenal dengan sebutan Rubiah, berperan aktif dalam menjaga kelestarian dan keberlangsungan kuliner tradisional ini. Mereka berharap generasi muda Nagari Guguak Sarai dapat mempelajari cara membuat Samba Ambu Ambu agar tidak lupa pada warisan budaya leluhur.

“Samba Ambu Ambu bukan hanya makanan, tetapi bagian dari identitas kami. Generasi muda harus tahu cara membuatnya, agar budaya ini tidak hilang ditelan zaman,” pungkas Bundo Murtina.

Dengan kelezatan dan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya, Samba Ambu Ambu tidak hanya menjadi hidangan khas dalam acara adat, tetapi juga simbol kebersamaan dan kearifan lokal masyarakat Kabupaten Solok. ( Abd21 )

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo
Bupati Solok Jon Firman Pandu Melantik Rudi Repenaldi Rilis Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok
Waka Polres Dharmasraya Jadi Pembina Upacara di SMPN 2 Pulau Punjung, Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran
Gerak Cepat! Kurang dari 24 Jam, Polda Jambi Bekuk 8 Pelaku Penyerangan dan Penembakan Mako Polres Merangin
Sat Reskrim Polres Payakumbuh Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Satu Unit Suzuki FU Disita
Wabup Tebo Hadiri Sosialisasi dan FGD Bapas Kelas II Muara Bungo, Perkuat Sinergi Pembinaan dan Reintegrasi Sosial
Diduga Bebas Beroperasi dan Lemahnya Kepolisian untuk Menindak Tegas Pengedar Obat Keras Daftar G di Babakan Setu, Kesehatan Masyarakat Terancam
Kapolda Jambi Tekankan Sinergi Lintas Sektor Jaga Kelestarian Hutan, Audiensi Bersama Instansi Kehutanan Di BPDAS Batanghari

Berita Terkait

Senin, 2 November 2026 - 17:28 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo

Senin, 2 November 2026 - 14:09 WIB

Bupati Solok Jon Firman Pandu Melantik Rudi Repenaldi Rilis Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok

Senin, 2 November 2026 - 13:36 WIB

Waka Polres Dharmasraya Jadi Pembina Upacara di SMPN 2 Pulau Punjung, Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran

Minggu, 1 November 2026 - 09:05 WIB

Gerak Cepat! Kurang dari 24 Jam, Polda Jambi Bekuk 8 Pelaku Penyerangan dan Penembakan Mako Polres Merangin

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 19:52 WIB

Sat Reskrim Polres Payakumbuh Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Satu Unit Suzuki FU Disita

Berita Terbaru