MI Burung Cayut Diduga Tumpang Tindih Struktur Organisasi, Muncul Dugaan KKN dan Dobel Jabatan.

- Jurnalis

Senin, 26 Januari 2026 - 09:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Lembaga pendidikan Madrasah Ibtidaiyah (MI) Nurul Hidayah Burung Cayut diduga mengalami tumpang tindih dalam struktur organisasi sekolah. Dugaan tersebut mencuat setelah adanya indikasi rangkap jabatan pada sejumlah posisi strategis di lingkungan sekolah.

 

Lokasi MI Nurul Hidayah Burung cayut kp burung cayut desa pondok panjang kecamatan cihara kabupaten Lebak provinsi Banten 26/01/2026.

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, jabatan kepala sekolah, bendahara, dan operator sekolah (OPS) diduga tidak dijalankan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bahkan, terdapat dugaan operator sekolah (OPS) merangkap sebagai guru kelas, yang dinilai berpotensi melanggar aturan administrasi dan tata kelola pendidikan.

 

Kondisi tersebut menimbulkan dugaan adanya praktik Kolusi, Korupsi, dan Nepotisme (KKN) dalam penempatan jabatan serta pembagian tugas di MI Nurul Hidayah Burung Cayut. Struktur organisasi yang tumpang tindih ini dikhawatirkan berdampak pada transparansi pengelolaan administrasi, keuangan, serta kualitas layanan pendidikan bagi siswa.

 

Kepala Sekolah MI Burung Cayut, “Rohmah” mengakui bahwa guru kelas yang merangkap jabatan sebagai operator sekolah. Terkait hal tersebut, yang bersangkutan menerima dua sumber penghasilan dengan ketentuan berbeda.

 

Rohmah menjelaskan bahwa,

Gaji dari sertifikasi diterima oleh guru tersebut berdasarkan SK Sertifikasi sebagai guru kelas.

Sementara itu, dana BOS yang diterima bukan sebagai gaji guru, melainkan insentif khusus atas tugas tambahan sebagai operator sekolah.

 

Lebih lanjut, Rohmah juga memberikan klarifikasi terkait jabatan kepala sekolah dan pengelolaan dana BOS. Ia menyampaikan bahwa,

 

Pada tahun ini saya memang menjabat sebagai Kepala Sekolah MI Nurul Hidayah Burung Cayut.

Pada tahun sebelumnya, jabatan kepala sekolah tercatat atas nama H. Suheli, yang merupakan ayah kandungnya.

 

Untuk proses pengambilan dana BOS, Rohmah berperan sebagai bendahara, sedangkan kepala sekolah saat itu adalah ayahnya,

Kementerian Agama kemenag kabupaten Lebak serta instansi pengawas pendidikan segera melakukan klarifikasi dan pemeriksaan menyeluruh terhadap struktur organisasi dan sistem kerja di MI Burung Cayut, guna memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai aturan dan prinsip akuntabilitas.

 

(Tri)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru