MODUS PINJAM SEBENTAR : PRIA ASAL SOLOK DIDUGA SPESIALIS PENGGELAPAN MOTOR. KORBAN ALAMI KERUGIAN DAN TRAUMA

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 04:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Padang, utamapost.com — Modus kejahatan dengan berpura-pura meminjam sepeda motor kembali memakan korban. Seorang pemuda bernama Alfis Daiyatul Ilham (20), warga Parantian Bendi Muara Panas, Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok, melaporkan dugaan penggelapan sepeda motor miliknya ke Polsek Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu malam, 7 Desember 2025.

Laporan tersebut tercatat dengan nomor STTP/129/XII/2025/Sek-Luki. Ilham melaporkan seorang pria berinisial ANP alias Kori, yang belakangan diketahui bernama Ananda Nico Pratama, atas dugaan membawa kabur sepeda motor Honda Beat miliknya.

Dipinjam Tengah Malam, Tak Pernah Kembali

Peristiwa bermula pada Sabtu dini hari, 6 Desember 2025, sekitar pukul 03.00 WIB, di belakang Pasar Bandar Buat, Kelurahan Bandar Buat, Kecamatan Lubuk Kilangan. Saat itu, Ilham baru saja menutup usaha pangkas rambut tempat ia bekerja sekitar pukul 22.00 WIB.

Tak lama berselang, Kori alias ANP datang dan meminta meminjam sepeda motor Ilham dengan alasan ingin pulang ke rumah “sebentar”. Motor yang dipinjam adalah Honda Beat warna biru keluaran 2023, bernomor polisi BA 4061 AAB, dengan nomor rangka MHJM8124PK324469.

Motor Beat milik Ilham 

Ilham mengaku sempat menolak karena waktu sudah larut malam. Namun, pelaku terus mendesak, memelas, dan meyakinkan korban. Karena rasa iba dan sudah mengenal pelaku beberapa bulan terakhir, Ilham akhirnya menyerahkan kunci motor tersebut.
Namun, hingga satu jam berlalu, pelaku tak kunjung kembali. Upaya menghubungi nomor telepon Kori pun gagal. Nomor Ilham diketahui telah diblokir, dan sejak saat itu motor tidak pernah kembali.

Kedekatan yang Jadi Celah Kejahatan

Saat diwawancarai tim media pada Sabtu, 7 Februari 2026, Ilham mengungkapkan bahwa pelaku awalnya datang ke tempat pangkas rambutnya dan terkesan “memaksa” untuk berteman.

“Awalnya dia sering datang, berusaha akrab, lama-lama seperti saudara dekat,” ujar Ilham.

Pelaku diduga tinggal di sekitar Simpang Empat, belakang Pasar Bandar Buat, lokasi yang sama dengan tempat korban mencari nafkah. Keduanya sama-sama berasal dari Kabupaten Solok, sehingga menumbuhkan rasa percaya.

“Sebenarnya saya sudah ada rasa curiga. Tapi karena kelihatannya baik, sama-sama orang Solok yang merantau di Padang, akhirnya saya iba,” tambahnya.

Ilham juga mengaku sempat melihat KTP pelaku sebelum kejadian dan mengingat jelas identitasnya.

“Nama di KTP beda dengan nama panggilan. Asal Nagari Surian, Kecamatan Pantai Cermin, Kabupaten Solok. Saya juga punya foto pelaku. Piatu itu nama kampung kecilnya,” ungkap Ilham.

Diduga Bukan Pelaku Tunggal, Korban Berharap Keadilan

Belakangan, korban mendapatkan informasi bahwa ANP alias KR diduga merupakan spesialis penggelapan kendaraan, dengan modus serupa—membangun kedekatan, meminjam motor, lalu menghilang.
Kasus ini kini tengah ditangani oleh Polsek Lubuk Kilangan, Kota Padang.

 

Selain kerugian materi, Ilham mengaku mengalami trauma dan kehilangan alat transportasi yang ia dapatkan dari hasil menabung dan dan dipakai  untuk bekerja.
Ia berharap pihak kepolisian dapat segera mengungkap kasus ini, menemukan sepeda motornya, serta menindak pelaku sesuai hukum yang berlaku.

“Saya cuma ingin motor saya kembali dan pelaku dihukum sesuai aturan negara,” tutup Ilham

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru