Peduli Sesama, RS Meilia & Arul Medical Care Salurkan Bantuan Kesehatan di Bagan Jawa

- Jurnalis

Selasa, 27 Januari 2026 - 10:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagan Jawa, utamapost.com | Rumah Sakit Meilia, sebagai rumah sakit swasta yang berlokasi di Cibubur, Jawa Barat berkomitmen menyalurkan dana sosial (CSR) yang difokuskan untuk fasilitas kesehatan bagi masyarakat kurang mampu dan kaum dhuafa. Melalui inisiatif ini, bantuan disalurkan untuk meringankan beban lansia di wilayah Bagansiapiapi.

Sasaran utama program ini adalah ibu-ibu dan bapak-bapak yang sudah tergolong lanjut usia (lansia), dengan poin paling krusial adalah kondisi ekonomi kurang mampu yang tergolong fakir dan dhuafa. Proses seleksi penerima bantuan dilakukan secara ketat oleh pengurus Rukun Tetangga (RT) masing-masing untuk memastikan bantuan tepat sasaran.

Penyaluran bantuan ini difasilitasi oleh putra asli Bagansiapiapi yaitu dr. Syahrul Ramadhan dan Bambang Iswanto, S.Psi yang memiliki koneksi langsung dengan Rumah Sakit Meilia. Program ini mendapat dukungan penuh dari aparat setempat, termasuk Camat, Kapolsek, dan pihak Puskesmas Bagansiapiapi, yang turut mengapresiasi upaya pengentasan permasalahan sosial dan kesehatan di wilayah tersebut.

Program ini dirancang tidak hanya untuk wilayah Bagan Jawa, melainkan ditujukan bagi warga kurang mampu, khususnya lansia yang sakit dan dhuafa. Mengingat tingginya permasalahan kesehatan dan kurangnya perhatian khusus terhadap lansia, program ini hadir dengan pendekatan ‘jemput bola’.

“Kami memfasilitasi kebutuhan layanan kesehatan langsung ke rumah warga (khususnya yang lumpuh atau tidak mampu ke Puskesmas), sehingga mendekatkan akses kesehatan bagi mereka yang membutuhkan,” kata dr. Syahrul Ramadhan.

Di tahun 2026 ini, sebut dr. Syahrul, sebanyak delapan titik strategis telah ditetapkan sebagai lokasi sasaran untuk menjangkau warga yang belum tersentuh program pada tahun sebelumnya.

Delapan titik yang direncanakan untuk tahun 2026 tersebut meliputi wilayah Bagan Jawa, Bagan Timur, Serusa, Parit Aman, hingga Labuhan Tangga. Fokus pelaksanaan tahun 2026 adalah menyasar daerah-daerah yang belum terakomodasi pada tahun 2025.

“Untuk tahun 2026, rencananya ada delapan titik yang tersebar di Bagansiapiapi. Ini merupakan kelanjutan bagi wilayah yang belum masuk di tahun 2025. Kick-off pertama dimulai hari ini di Bagan Jawa, kemudian menyusul titik-titik berikutnya. Total yang berobat hari ini 55 peserta, empat diantaranya dilakukan kunjungan ke rumah,” ujar dr. Syahrul.

Sebagai informasi, sambungnya, pada tahun 2025 program ini telah sukses dilaksanakan di beberapa titik seperti Bagan Hulu, Bagan Punak, dan sebagian wilayah Bagan Jawa.

Keberlanjutan program ini merupakan hasil kerja sama rutin dengan Rumah Sakit Meilia. dr. Syahrul Ramadhan menuturkan untuk delapan titik di tahun 2026 telah mendapatkan persetujuan (ACC). Dalam pelaksanaannya, kegiatan ini murni dijalankan oleh Rumah Sakit Meilia bersama Arul Medical Care.

“Kami sudah mencoba menghubungi pihak Dinas Kesehatan lewat dua kali proposal yang sudah diantarkan, namun hingga saat ini belum ada jawaban. Jadi, untuk saat ini program dijalankan mandiri oleh Rumah Sakit Meilia dan Arul Medical Care,” tambahnya.

Alhamdulillah, Camat, Kapolsek, dan pihak Puskesmas Bagansiapiapi bersedia berkolaborasi. Saat ini, dr. Syahrul Ramadhan bertugas sebagai dokter internsip di Puskesmas, dan dalam empat bulan ke depan akan pindah tugas ke RSUD Bagansiapiapi.

Dalam kegiatan ini, dr. Syahrul Ramadhan diamanahkan sebagai Ketua Pelaksana, didampingi rekan-rekan sebagai koordinator lapangan, sekaligus sebagai inisiator pembentukan Arul Medical Care (AMC).

“Saya sangat berharap Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir dapat memberikan dukungan dan penguatan program ini, khususnya melalui kolaborasi strategis dengan Dinas Kesehatan, Rumah Sakit Umum Daerah, maupun Puskesmas setempat,” tegasnya.

Saat ini, dr. Syahrul Ramadhan telah mendapat dukungan penuh dari Rumah Sakit Meilia, dan ia yakin dampaknya akan jauh lebih luas jika dapat bersinergi di tingkat daerah. Sebagai putra daerah, motivasi utama dr. Syahrul Ramadhan membawa program ini ke Rohil adalah bentuk pengabdiannya kepada tanah kelahiran.(Ibr)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:58 WIB

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Berita Terbaru