Lebak – Pembangunan bak sampah di RSUD Cilograng diduga dikerjakan tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Dugaan tersebut mencuat setelah ditemukannya penggunaan material yang dipertanyakan, di antaranya pasir laut serta bata ringan/hebel dalam pelaksanaan pekerjaan.lokasi pembangunan bak sampah di RSUD Cilograng Desa Cijengkol Kecamatan Cilograng Kabupaten Lebak Provinsi Banten.13/12/2025.
Penggunaan pasir laut dinilai tidak lazim untuk konstruksi bangunan karena dapat mempengaruhi kualitas dan ketahanan struktur. Selain itu, pemakaian bata ringan/hebel juga dipertanyakan apakah telah sesuai dengan spesifikasi teknis yang tercantum dalam RAB proyek tersebut.
Untuk memastikan kebenaran informasi, pihak pelaksana pekerjaan telah dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp terkait penggunaan material, mulai dari pasir, besi, bata ringan/hebel hingga baja ringan, apakah sudah sesuai dengan RAB atau tidak. Namun hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana belum memberikan jawaban atau klarifikasi resmi.
Dikatakan Aktivis Senior “Rizwan Comred”Atas dugaan tersebut, diharapkan pihak terkait, baik pengelola RSUD Cilograng maupun instansi pengawas, dapat memberikan penjelasan secara terbuka guna menjaga transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran publik.
Kita tidak mau kasus pembangunan RSUD Cilograng yang spesifikasinya tidak jelas bahkan asal-asalan berakibat pada ketahanan kontruksi bangunan, banyak fakta sebelumnya konstruksi sering roboh, ini artinya tidak ada pengawasan yang ketat sehingga pembangunan RSUD Cilograng yang merupakan milik Provinsi Banten ini tidak sesuai dengan spesifikasi yang telah ditetapkan didalam RAB.
Kapasitas saya selaku kontrol sosial akan melayangkan surat audiensi kepada pihak pengelola RSUD dan pelaksana proyek pembangunan bak sampah RSUD Cilograng.”Tandes Rizwan Comred”Aktivis Senior ”Tri”






