Pembangunan Dam Parit Rp120 Juta di Desa Cisuren Disorot, Pembangunan Dam Parit Menggunakan Pasir Lempung dan Pondasi Tidak Digali.

- Jurnalis

Senin, 13 Juli 2026 - 17:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak 13/07/2026 – Proyek pembangunan Konstruksi Dam Parit yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026 senilai Rp120.000.000 di Desa Cisuren, Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten menjadi sorotan warga. Proyek yang dilaksanakan oleh UPKK Lingkung Gunung tersebut diduga menggunakan material yang tidak sesuai spesifikasi sehingga memunculkan kekhawatiran terhadap kualitas bangunan.

 

Berdasarkan hasil pantauan di lokasi, sejumlah warga menyampaikan dugaan bahwa material pasir yang digunakan berasal dari pasir lempung, bukan pasir yang dinilai lebih layak untuk pekerjaan konstruksi. Selain itu, warga juga menduga pekerjaan pondasi dilakukan tanpa penggalian yang memadai.

Salah seorang warga yang berada di lokasi mengatakan bahwa masyarakat mendukung penuh program pemerintah, namun berharap pelaksanaannya mengutamakan kualitas.

 

“Kami sangat mengapresiasi adanya program pemerintah ini karena bermanfaat bagi masyarakat. Tetapi yang kami lihat, material pasir yang digunakan diduga pasir lempung dari sungai ini. Untuk pondasinya juga menurut kami tidak digali. Kalau benar menggunakan pasir lempung seperti itu, kami khawatir bangunannya tidak akan bertahan lama,” ujar warga.

 

Untuk memperoleh penjelasan, wartawan telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Koordinator Penyuluh “Asep” (Korluh) BPP Kecamatan Bayah. Namun hingga berita ini diterbitkan, yang bersangkutan belum memberikan tanggapan maupun penjelasan atas konfirmasi yang disampaikan.

 

Masyarakat berharap instansi teknis dari Kementerian Pertanian maupun pihak pengawas segera melakukan pemeriksaan lapangan guna memastikan apakah material yang digunakan serta pelaksanaan pondasi telah sesuai dengan spesifikasi teknis dan ketentuan yang berlaku.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak pelaksana kegiatan maupun Korluh BPP Kecamatan Bayah belum memberikan klarifikasi. Apabila di kemudian hari memberikan penjelasan, redaksi akan memuatnya sebagai bentuk keberimbangan informasi.

 

“Tim /Red”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru