Pembangunan Drainase Jalan Cikatomas–Tegalumbu Diduga Tidak Sesuai Harapan Warga.

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 05:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Pembangunan drainase di ruas Jalan Cikatomas–Tegalumbu diduga tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Pasalnya, dalam pelaksanaan di lapangan, pekerjaan drainase justru diprioritaskan pada area dengan kontur tanah yang relatif landai.desa Girimukti kecamatan Cilograng kabupaten Lebak Provinsi Banten.17/12/2025.

Sementara itu, titik jalan yang rawan longsor bahkan sudah terlihat adanya longsoran tanah tidak tersentuh pengerjaan oleh pelaksana atau pemborong pembangunan drainase. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan terkait perencanaan dan skala prioritas dalam proyek tersebut.

Pelaksana pembangunan drainase diduga tidak melakukan penilaian terhadap kontur tanah yang labil dan berpotensi longsor. Pelaksana pemborong drainase dinilai hanya sebatas menjalankan kegiatan pekerjaan, tanpa memahami kondisi lokasi secara menyeluruh, termasuk tingkat kerawanan tanah dan karakteristik kontur di sepanjang jalur pembangunan.

Akibatnya, pembangunan drainase dikhawatirkan tidak tepat sasaran serta berpotensi tidak memberikan manfaat maksimal dalam mencegah longsor dan kerusakan jalan di wilayah tersebut.

Pembangunan drainase menuai sorotan warga. Pasalnya, pekerjaan tersebut dinilai tidak sesuai dengan kondisi lapangan dan harapan masyarakat setempat.

Beberapa warga mengungkapkan kekecewaannya terhadap pelaksanaan pembangunan drainase yang dianggap tidak tepat sasaran. Menurut warga, pihak pemborong dan konsultan seharusnya memahami serta menilai kontur tanah sebelum menentukan titik pembangunan. Drainase semestinya diprioritaskan pada area dengan kontur tanah labil dan rawan longsor.

Namun kenyataannya di lapangan, pembangunan justru dilakukan di lokasi yang tanahnya landai dan dinilai tidak rawan longsor. Sementara itu, titik-titik dengan kondisi tanah labil yang dinilai lebih membutuhkan drainase justru tidak tersentuh pembangunan.

Warga juga menyampaikan bahwa pada awal pelaksanaan, pihak pemborong sempat menyatakan lokasi dengan tanah labil akan dikerjakan pada tahap akhir. Akan tetapi hingga pekerjaan selesai, lokasi tersebut tidak kunjung dibangun. Pekerjaan hanya terfokus pada area yang tanahnya stabil dan relatif aman.

Saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp, Ujat Munajat selaku pelaksana pemborong pembangunan drainase menyampaikan keterangan singkat. Ia menyatakan bahwa pekerjaan tidak dilanjutkan karena volume anggaran telah habis.

“Volumenya sudah habis,” ujarnya singkat.

Hingga berita ini diterbitkan, warga berharap pihak terkait dapat melakukan evaluasi serta memberikan penjelasan terbuka terkait perencanaan dan pelaksanaan pembangunan drainase tersebut agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat.

.Tim/Red.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru