Lebak 27/06/2026. – Proyek Revitalisasi Satuan Pendidikan di SMPN 6 Malingping, Kecamatan Malingping, Kabupaten Lebak, yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, menjadi perhatian masyarakat.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari beberapa pekerja di lokasi proyek, disebutkan bahwa pekerjaan tiang menggunakan besi beton 10 mm full, sedangkan untuk bagian sengkang (behel/selup) menggunakan besi 10 mm banci menjadi sorotan setelah muncul dugaan penggunaan material besi yang dinilai tidak sesuai dengan harapan sebagian pihak. Dugaan tersebut menyebutkan bahwa besi yang digunakan untuk tiang dan sloof didominasi besi berdiameter 10 mm dan 8 mm.
Informasi tersebut masih berupa keterangan awal dari pekerja dan belum dapat dipastikan kesesuaiannya dengan gambar kerja maupun spesifikasi teknis proyek. Oleh karena itu, diperlukan klarifikasi dari Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP), konsultan pengawas, serta pihak terkait mengenai spesifikasi material yang digunakan.
Saat dikonfirmasi, Kepala SMPN 6 Malingping mengaku tidak mengetahui secara rinci spesifikasi material yang digunakan dalam pekerjaan tersebut. Menurutnya, seluruh pelaksanaan teknis pembangunan, termasuk penggunaan besi, menjadi kewenangan kepala tukang di lapangan.
“Saya tidak tahu terkait penggunaan besinya. Yang lebih mengetahui semuanya adalah kepala tukang,” ujar Kepala Sekolah saat dimintai keterangan.
Sementara itu, Kepala Tukang menjelaskan bahwa penggunaan besi telah disesuaikan dengan kebutuhan teknis pekerjaan di lapangan.
“Penggunaan besi sesuai kebutuhan saja, di antaranya menggunakan besi ukuran 10 mm, 8 mm, dan 6 mm,” jelasnya.
Menurut Keterangan Pekerja, Besi Tiang menggunakan Besi 10 Full, dan Selup Menggunakan Besi 10 Banci.untuk cincin menggunakan besi 8/6.
Berdasarkan keterangan yang dihimpun dari beberapa pekerja di lokasi proyek, disebutkan bahwa material besi yang digunakan untuk pekerjaan konstruksi terdiri dari besi berdiameter 10 mm full untuk bagian tiang dan cicin menggunakan besi 8 mm, sedangkan untuk bagian selup menggunakan besi 10 mm banci.
Keterangan tersebut disampaikan para pekerja saat dimintai penjelasan mengenai spesifikasi material yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan. Informasi ini menjadi bagian dari hasil pemantauan di lapangan dan masih memerlukan klarifikasi dari konsultan maupun pihak dinas guna memastikan kesesuaian dengan gambar kerja, spesifikasi teknis, serta ketentuan yang tercantum dalam kontrak pekerjaan
Adanya perbedaan persepsi mengenai spesifikasi material yang digunakan memunculkan harapan agar pihak pelaksana maupun instansi terkait dapat memberikan penjelasan yang lebih rinci mengenai gambar kerja, spesifikasi teknis, serta kesesuaian pelaksanaan dengan dokumen perencanaan.
Masyarakat berharap pembangunan gedung sekolah yang dibiayai dengan anggaran pemerintah dilaksanakan sesuai dengan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan, sehingga kualitas bangunan dapat terjamin dan memberikan rasa aman bagi para siswa maupun tenaga pendidik.
“Tri/Rudi”










