Penambang Batu Bara di Sejumlah Blok Diduga Gunakan Aliran Listrik PLN Tanpa Pengawasan Ketat.Dalam Waktu Dekat Sejumlah Aktivis Berencana Melakukan Audiensi Dengan Pihak PLN.

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Aktivitas penambangan batu bara di wilayah Blok Cinunggul, Cioray, Cepak Pasar, Pamandian, Ledeng, Awikasap, dan Cibobos Timur diduga masih berlangsung dan memanfaatkan aliran listrik milik Perusahaan Listrik Negara (PLN).

 

Berdasarkan informasi yang dihimpun, para penambang diduga menggunakan jaringan listrik PLN untuk mendukung operasional penambangan. Namun hingga saat ini, aktivitas tersebut diduga luput dari perhatian maupun tindakan tegas dari pihak PLN layanan Malingping kabupaten Lebak provinsi Banten.04/03/2026.

 

Sejumlah aktivis di kabupaten Lebak berencana melakukan audiensi dengan pihak PLN Unit Layanan Malingping, terkait dugaan pembiaran terhadap aktivitas penambangan yang menggunakan jaringan listrik PLN.

 

Audiensi tersebut akan digelar dalam waktu dekat sebagai bentuk kepedulian terhadap penggunaan fasilitas negara yang diduga tidak sesuai dengan ketentuan. Para aktivis menilai, jika benar terjadi pelanggaran dalam pemanfaatan jaringan listrik untuk kepentingan penambangan tanpa izin resmi, maka hal tersebut berpotensi merugikan negara dan masyarakat.

 

Dalam pernyataannya, perwakilan aktivis menyampaikan bahwa pihaknya meminta klarifikasi dan transparansi dari PLN Malingping mengenai prosedur pengawasan jaringan listrik, serta langkah konkret yang telah atau akan diambil terhadap oknum yang diduga menyalahgunakan aliran listrik.

 

“Kami ingin memastikan apakah penggunaan jaringan listrik tersebut sudah sesuai aturan atau justru terjadi pembiaran. Jika ada pelanggaran, harus ada tindakan tegas sesuai regulasi yang berlaku,” ujar salah satu aktivis.

 

Selain meminta penjelasan, aktivis juga mendorong adanya evaluasi internal dan penguatan pengawasan agar kejadian serupa tidak terus berulang. Mereka berharap audiensi ini dapat menghasilkan komitmen bersama dalam menjaga aset negara serta menegakkan aturan secara adil dan transparan.

 

Audiensi ini rencananya juga akan ditembuskan kepada pihak-pihak, terkait,guna memastikan adanya pengawasan lintas instansi dalam menyikapi persoalan tersebut.

 

Mempertanyakan pengawasan dan pengendalian penggunaan fasilitas listrik negara yang seharusnya digunakan sesuai aturan dan peruntukannya. Jika benar terjadi penyalahgunaan jaringan listrik tanpa izin resmi, hal tersebut berpotensi melanggar ketentuan hukum yang berlaku serta merugikan negara.

 

Tri/Rudi”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru