Penambang Batu Bara Tewas Diduga Tersengat Listrik, APH dan Perum Perhutani,Maupun PLN Diduga Tutup Mata.

- Jurnalis

Minggu, 3 Agustus 2025 - 12:52 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Seorang penambang batu bara dilaporkan meninggal dunia akibat diduga tersengat aliran listrik di lokasi penambangan batu bara blok Cioray desa KarangKamulyan kecamatan cihara kabupaten Lebak provinsi Banten, berada di kawasan hutan milik Perum Perhutani. Insiden tragis ini kembali menyoroti aktivitas tambang batubara ilegal yang marak terjadi tanpa pengawasan ketat dari aparat penegak hukum (APH) maupun pihak Perhutani.

Menurut informasi dari warga sekitar, korban ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di dalam lobang batu bara saat menggunakan jaek hammer peralatan tambang yang menggunakan aliran listrik. Dugaan kuat menyebut korban tersengat saat sedang melakukan aktivitas di dalam lubang tambang batubara ilegal Diblok Cioray,Desa KarangKamulyan Kecamatan Cihara Kabupaten Lebak Provinsi Banten.

Lobang batubara tersebut hasil informasi tim Wartawan dilapangan menyebut bahwa lubang batu bara tersebut milik Uming.

Ironisnya, hingga saat ini belum ada tindakan nyata dari APH maupun Perum Perhutani. Kedua institusi tersebut diduga menutup mata terhadap keberadaan tambang batu bara ilegal di lahan milik perum perhutani blok Cioray Diduga sudah menelan korban jiwa,yang jelas-jelas merusak kawasan hutan negara dan membahayakan nyawa pekerja tambang batubara ilegal tersebut.

Kepolisian dan pihak Perhutani maupun pihak PLN segera turun tangan dan menindak tegas pelaku tambang ilegal serta mengusut tuntas penyebab kematian korban. Jangan sampai nyawa melayang tanpa kejelasan hukum, sementara aktivitas tambang ilegal terus berlangsung tanpa hambatan.

Beberapa sumber mengatakan bahwa pemilik lubang batubara ilegal diblok Cioray tersebut masih bebas berkeliaran tidak ada tindakan hukum yang tegas.

Menurut warga yang menyaksikan kematian penambang batu bara tersebut bukan karena angin duduk tetapi jelas tersengat aliran listrik didalam lubang waktu menggunakan jaek hammer untuk mengambil batu bara, celoteh warga yang ingin namanya di rahasiakan.

“Tri/Rudi”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

SENGKETA LAHAN MILIK IBU ETIN DISEBUT BELUM TUNTAS, WARTAWAN DIHALANGI MELIPUT DI LINGKUNGAN PT CEMINDO GEMILANG.
SENGKETA LAHAN PT CEMINDO GEMILANG MEMANAS, HAK AHLI WARIS DIPERJUANGKAN, AKSES LIPUTAN WARTAWAN DIPERTANYAKAN.
JEMBATAN LEUWI PASAR RUSAK, WARGA SUKAMAJU–CIPARASI TERPAKSA GOTONG ROYONG PERBAIKI DENGAN DANA SWADAYA
KANOPI GEDUNG KDMP KERTARAHARJA AMBRUK, KUALITAS PROYEK MILIARAN DIPERTANYAKAN – GMBI DESAK AUDIT DAN APARAT TURUN TANGAN
DESAKAN KING BADAK BERBUAH HASIL, BPJS KETENAGAKERJAAN RANGKASBITUNG AKHIRNYA TERIMA BERKAS SANGGAHAN KLAIM JKM ALM. IBU LILIS
PEMBANGUNAN PAVING BLOCK DI DESA CIKAMUNDING DISOROT, DINAS PUPR DAN PENGAWAS TEKNIS DIMINTA BERTINDAK TEGAS.
SK Bupati Lebak Tentang Pemberhentian Riki Dari Jabatan Kades Kerta Batal Demi Hukum
PARES ADHARA DESAK PRESIDEN EVALUASI PENGELOLAAN SDA, DUGAAN KEJAHATAN LINGKUNGAN DIMINTA DIUSUT TUNTAS.

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 15:54 WIB

SENGKETA LAHAN MILIK IBU ETIN DISEBUT BELUM TUNTAS, WARTAWAN DIHALANGI MELIPUT DI LINGKUNGAN PT CEMINDO GEMILANG.

Rabu, 4 November 2026 - 15:51 WIB

SENGKETA LAHAN PT CEMINDO GEMILANG MEMANAS, HAK AHLI WARIS DIPERJUANGKAN, AKSES LIPUTAN WARTAWAN DIPERTANYAKAN.

Selasa, 3 November 2026 - 18:53 WIB

JEMBATAN LEUWI PASAR RUSAK, WARGA SUKAMAJU–CIPARASI TERPAKSA GOTONG ROYONG PERBAIKI DENGAN DANA SWADAYA

Selasa, 3 November 2026 - 18:47 WIB

KANOPI GEDUNG KDMP KERTARAHARJA AMBRUK, KUALITAS PROYEK MILIARAN DIPERTANYAKAN – GMBI DESAK AUDIT DAN APARAT TURUN TANGAN

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 07:21 WIB

DESAKAN KING BADAK BERBUAH HASIL, BPJS KETENAGAKERJAAN RANGKASBITUNG AKHIRNYA TERIMA BERKAS SANGGAHAN KLAIM JKM ALM. IBU LILIS

Berita Terbaru