Pengecoran Lantai Kerja SPPG di Tengah Genangan Air, Bangunan Terancam Gagal Struktur

- Jurnalis

Kamis, 22 Januari 2026 - 16:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rohil, utamapost.com | Hasil investigasi tim lapangan Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Swadaya Masyarakat Komunitas Penegak Keadilan Republik Indonesia (DPC LSM KPK RI) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menemukan dugaan pelanggaran berat dalam pelaksanaan proyek pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Jalan Tanah Putih, Kelurahan Bagan Kota, Kecamatan Bangko.

Berdasarkan temuan di lapangan, pekerjaan pengecoran lantai kerja dilakukan secara manual tanpa menggunakan mesin molen. Lebih parah lagi, pengecoran dilakukan pada saat galian tapak tiang masih digenangi air, tanpa adanya proses pengeringan yang memadai.

Berdampak Fatal pada Kekuatan Bangunan

Ketua Tim Investigasi LSM KPK RI Rohil, Ibrahim menyatakan bahwa metode pengecoran ini menyalahi spesifikasi teknis dan Standar Operasional Prosedur (SOP) konstruksi yang berlaku. Pengecoran dalam kondisi air tergenang membuat campuran beton tercampur air (kadar air berlebih), yang mengakibatkan penurunan kualitas kuat tekan beton secara drastis (potensi penurunan hingga 30% atau lebih).

“Hasil temuan kami sangat mengecewakan. Pekerjaan dilakukan secara manual dan dalam kondisi air tergenang. Ini jelas tidak sesuai spesifikasi dan berpotensi membuat bangunan gagal struktur (gagal beton) karena pondasi tidak akan mampu menahan beban,” ujar Ketua Tim Investigasi LSM KPK RI Rohil.

Anggaran Besar, Kualitas Rendah

Investigasi juga menyoroti adanya kesenjangan antara nilai anggaran proyek yang tergolong cukup besar dengan realisasi di lapangan. Minimnya penggunaan alat berat/mesin standar dan metode yang asal-asalan menunjukkan indikasi kuat adanya penghematan biaya secara ilegal (persekongkolan) yang mengabaikan ketahanan bangunan.

Ketua Tim Investigasi LSM KPK RI Rohil, Ibrahim mendesak instansi terkait dan konsultan pengawas untuk segera turun tangan memeriksa hasil pekerjaan tersebut. Jika tidak segera diperbaiki, dikhawatirkan bangunan tersebut akan membahayakan keselamatan dan berujung pada kerugian negara karena bangunan tidak akan bertahan lama.

LSM KPK RI Rohil berkomitmen untuk mengawal kasus ini hingga tuntas dan tidak menutup kemungkinan akan melaporkan temuan tersebut kepada aparat penegak hukum untuk mengusut dugaan korupsi dalam pembangunan tersebut.(Team investigation LSM KPK RI)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:58 WIB

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Berita Terbaru