Lebak – Ketua BUMDes Desa Cijengkol memilih bungkam saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan program Ketahanan Pangan (Ketapang) untuk penanaman jagung yang bersumber dari anggaran pemerintah.
Upaya konfirmasi telah dilakukan guna meminta penjelasan mengenai realisasi anggaran, pengelolaan program, serta perkembangan hasil penanaman jagung. Namun hingga berita ini diturunkan, pihak pengurus maupun Ketua BUMDes belum memberikan keterangan resmi.
Perlu diketahui, program Ketapang merupakan program yang didanai dari anggaran pemerintah dan diperuntukkan bagi kepentingan masyarakat. Karena itu, transparansi dan keterbukaan informasi menjadi hal yang sangat penting agar publik mengetahui sejauh mana penggunaan anggaran tersebut serta manfaat yang dirasakan warga masyarakat desa cijengkol kecamatan Cilograng kabupaten Lebak provinsi Banten 27/02/2026.
Publik berharap pihak terkait, khususnya pengurus BUMDes Desa Cijengkol, dapat segera memberikan klarifikasi agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Selain itu, pemerintah desa dan instansi berwenang diharapkan dapat melakukan evaluasi apabila ditemukan indikasi ketidaksesuaian dalam pelaksanaan program.
Pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Desa Cijengkol dikonfirmasi terkait pengelolaan anggaran dana BUMDES, khususnya untuk program penanaman jagung yang bersumber dari dana desa belum memberikan jawaban.
Berdasarkan pantauan di lapangan, kebun jagung milik BUMDES Desa Cijengkol terlihat tidak terawat dan diduga tidak dipelihara secara maksimal. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan dari masyarakat mengenai efektivitas pengelolaan anggaran dan realisasi program yang telah direncanakan.
Masyarakat maupun publik berharap pihak pengurus BUMDES Desa Cijengkol dapat memberikan penjelasan secara terbuka dan transparan terkait penggunaan anggaran, perencanaan, serta kendala yang dihadapi dalam pelaksanaan program penanaman jagung tersebut.Selain itu, juga pemerintah desa dan instansi terkait untuk melakukan evaluasi agar pengelolaan dana BUMDES benar-benar tepat sasaran, profesional, dan memberikan manfaat nyata bagi warga desa cijengkol.
Transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran desa merupakan hal yang penting guna menjaga kepercayaan masyarakat serta memastikan program pemberdayaan ekonomi berjalan sesuai tujuan.
“Tri”










