Peningkatan Jalan di Gang Restu,Diduga Tidak Memakai Besi Angker/Warmes Dipertanyakan

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 03:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peningkatan Jalan di Gang Restu,Diduga Tidak Memakai Besi Angker/Warmes Dipertanyakan

Kontraktor Pelaksana proyek adalah CV MWM, dan Konsultan Pengawas CV Angkasa Garda Nusantara.

ROHIL, Utamapost.com | Dinas Perumahan Rakyat dan kawasan Permukiman (PRKP) Rokan Hilir.Peningkatan jalan Gang Restu Pelabuhan Baru, Kelurahan Bagan Barat, Kecamatan Bangko saat ini jadi sorotan publik.

Kegiatan peningkatan jalan tersebut tidak sesuai dengan spekulasi, sumber dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025, Kabupaten Rokan Hilir.
Kegiatan tersebut perlu dipertanyakan,Pasalnya peningkatan jalan tersebut tidak menggunakan besi angker/Warmes.
Peningkatan jalan Gang Restu itu merupakan kegiatan dari Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dengan nilai kontrak Rp 183 Juta.

Kontraktor Pelaksana proyek adalah CV MWM, dan Konsultan Pengawas CV Angkasa Garda Nusantara.
Terkait proyek itu, Kabid Prasarana, Sarana dan Utilitas Umum (PSU) Dinas PRKP Rohil, Regulus Yura Anggara ST. memberikan keterangannya.

Kabid PSU mengutarakan, bahwa peningkatan jalan Gang Restu Pelabuhan Baru, memang tidak menggunakan besi angker sesuai dengan kontrak.
Hal ini, lanjut Yura, karena Gang Restu sudah ada semenisasi jalan yang lama, sehingga peningkatan jalan yang sekarang ini hanya untuk pelapisan semenisasi jalan lama.

PERTANYAAN NYA

Terus kenapa, kegiatan pelaksanaan jalan yang dibangun tidak menggunakan besi angker, sambungnya, ini agar peningkatan jalan dapat lebih panjang dan tinggi dari semenisasi jalan lama yang sudah ada, kata Yura Angara ST.
sehingga jalan tersebut,dapat juga untuk menghindari banjir air pasang yang sering terjadi.

“Untuk sekarang ini mana mungkinlah kami berani macam-macam, karena zaman sekarang ini ngeri,” sebut Kabid PSU, Selasa (28/10/2025) lewat via telepon WhatsApp.
Sementara Sukirno sebagai pelaksana proyek itu menambahkan, awalnya peningkatan jalan Gang Restu menggunakan besi angker, namun atas permintaan masyarakat supaya jalan yang dibangun bisa lebih panjang dan tinggi, maka tidak menggunakan besi angker.

“Jadi jalan itu dibangun dengan panjang 160 meter, lebih panjang dari jalan lama dengan panjang 118 meter. Kemudian tinggi jalan ini dibagian ujung 25 cm, ditengah 20 cm, dan di pangkal 15 cm,” paparnya.
Ia juga menerangkan, peningkatan jalan Gang Restu dibuat lebih tinggi supaya tidak lagi dimasuki air pasang.
Sementara untuk ketahanan jalan itu, Sukirno menyebut sudah membangun dengan baik, dan tidak ada main-main dengan bahan material.

“Saya tinggal disana, tentunya akan saya jaga dan buat yang terbaik,” tuturnya.
Selanjutnya salah seorang masyarakat didaerah itu buka suara. Dikatakannya, saat ini pekerjaan peningkatan jalan Gang Restu masih belum selesai, dan pembangunannya belum dilanjutkan karena bahan material tidak ada.

Ia juga melihat peningkatan jalan itu tidak menggunakan besi angker. Ia menegaskan, bahwa tidak ada permintaan masyarakat untuk tidak menggunakan besi angker pada peningkatan jalan itu.
“Tidak ada permintaan masyarakat, pokoknya mereka bilang mau tinggi atau lebar, dan masyarakat mengatakan tinggi,” terangnya.
Dia juga meyebutkan, dengan tinggi jalan yang dibangun sekarang ini, tetap juga nanti akan masuk air pasang.(Redaksi)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:58 WIB

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Berita Terbaru