Pertamina Cabang Pekanbaru Diduga Persulit Awak Media Usut Pelangsiran BBM

- Jurnalis

Rabu, 10 Desember 2025 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

i

Oplus_131072

Pertamina Cabang Pekanbaru Diduga Persulit Awak Media Usut Pelangsiran BBM

Pekanbaru – Kantor PT Pertamina Cabang Pekanbaru di Jalan Sisingamangaraja dinilai mempersulit awak media dalam mencari informasi terkait maraknya aktivitas pelangsiran bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi di beberapa SPBU kota ini. Kantor cabang yang berfungsi mengawasi distribusi BBM di wilayah Riau tersebut mempersyaratkan surat resmi untuk peliputan, yang kemudian harus diteruskan ke kantor pusat di Medan.

Sebelumnya, petugas resepsionis meminta awak media wajib menyerahkan surat permohonan peliputan terlebih dahulu. Hari ini Rabu (10/12/2025), awak media kembali datang membawa surat resmi, namun kecewa karena dokumen tersebut tidak langsung diproses untuk konfirmasi atau klarifikasi. Surat harus dikirim ke kantor pusat Pertamina di Medan untuk persetujuan, dan awak media hanya diminta menunggu panggilan jika permintaan disetujui.

Salah seorang wartawan senior di Pekanbaru menilai prosedur ini sama saja menghambat akses informasi publik. “Ini mempersulit para awak media dalam menjalankan tugas jurnalistik untuk mengungkap dugaan pelanggaran distribusi BBM yang merugikan masyarakat,” katanya.

Kondisi ini menambah keresahan warga Pekanbaru yang sudah resah dengan praktik pelangsiran BBM bersubsidi di beberapa SPBU, yang menyebabkan kemacetan lalu lintas serta dugaan penggunaan plat nomor palsu.

Praktik ini merugikan negara melalui penyimpangan subsidi yang dijual kembali dengan harga lebih tinggi ke industri. Antrean panjang pelangsir mengular ke jalan raya, menyebabkan lalu lintas tidak lancar, klakson berisik dari pengguna jalan lain, dan SPBU sering kosong atau kehabisan stok solar subsidi sebelum jam operasional utama.

Masyarakat mendesak transparansi dari Pertamina demi pengawasan yang lebih ketat. menuntut audit independen SPBU, sanksi tegas bagi pelanggar, dan akses informasi cepat bagi media agar distribusi BBM tepat sasaran, SPBU bersih dari pelangsir.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru