Program OPLAH Desa Gunung Wangun Disorot, Kelompok Tani Mengaku Tak Dilibatkan, Pengelolaan Dana Diduga Dikuasai Desa

- Jurnalis

Minggu, 14 Desember 2025 - 12:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak– Pengelolaan anggaran Program Optimalisasi Lahan (OPLAH) di Desa Gunung Wangun menuai sorotan. Program yang seharusnya dikelola dengan melibatkan kelompok tani tersebut diduga justru diambil alih oleh pihak pemerintah desa, sementara kelompok tani tidak dilibatkan dalam pelaksanaannya.

 

Berdasarkan penelusuran di lapangan, sejumlah kelompok tani mengaku tidak pernah dilibatkan dalam proses perencanaan, pelaksanaan, maupun pengelolaan anggaran Program OPLAH. Padahal, kelompok tani merupakan pihak yang secara langsung ditunjuk sebagai penerima manfaat program.

 

“Tidak ada musyawarah, tidak ada transparansi anggaran. Kami hanya mengetahui kegiatan berjalan, tapi tidak pernah dilibatkan,” ungkap salah satu petani kepada wartawan.

 

Sumber lain menyebutkan bahwa pengelolaan anggaran sepenuhnya dikendalikan oleh pihak desa, mulai dari penentuan kegiatan hingga pelaksanaan di lapangan. Kondisi ini memunculkan dugaan penyimpangan tata kelola serta potensi pelanggaran terhadap prinsip transparansi dan akuntabilitas penggunaan dana publik.

 

Praktik tersebut dinilai bertentangan dengan tujuan Program OPLAH yang menekankan partisipasi aktif petani dalam upaya peningkatan produktivitas lahan pertanian. Tidak dilibatkannya kelompok tani juga berpotensi menimbulkan ketidaktepatan sasaran program.

 

Sejumlah pihak mendesak agar instansi terkait, seperti Dinas Pertanian dan Inspektorat Daerah, segera melakukan audit dan klarifikasi terhadap pengelolaan Program OPLAH di Desa Gunung Wangun.

 

Suderi yang telah di sebutkan pihak desa selaku ketua kelompok, mengaku tidak tau adanya program, dan ia pun tidak mengakui selaku ketua kelompok sebelum bertemu pihak Desa, namun setelah mendatangi kantor Desa, seolah-olah mengetahui adanya program, hal itu di duga ada intervensi dari pihak Desa yang mengharuskan suderi berkata tau terkait program yang dikelola Pihak Desa.

 

Saat dikonfirmasi pihak desa ” kami belanja sama-sama dengan UPPK, program ini yang lebih berperan adalah UPPK, pencairan dananyapun kami sama-sama dengan bendahara,” katanya.

 

Dian yang konon selaku UPPK menurut pihak Desa,  membenarkan ikut serta dalam mencairkan dana anggaran,  dan mengatakan bendahara Desa pun ikut

 

Salah satu BPP pertanian kecamatan Cibeber saat di konfirmasi mengatakan,” saya sudah beritahu dari awal, sebelum dana program di cairkan melalui group, pihak Desa tidak boleh ikut campur mengelola program ini, baik dalam tekhnis pengerjaan,apalagi terkait pengelolaan anggaran, pihak pemerintah desa hanya wajib mengetahui, mendukung, dan ikut mengawasi, tetapi masih saja terjadi seperti ini, ujarnya.

 

Tri/Tim”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru