PROGRAM ” SAWAH POKOK MURAH ” SOLUSI TEKAN BIAYA PRODUKSI PERTANIAN DAN KETAHANAN PANGAN KABUPATEN SOLOK

- Jurnalis

Jumat, 30 Mei 2025 - 03:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Solok, utamapos.com |Bupati Solok Jon Firman Pandu bersama Wakil Bupati H. Candra menunjukkan komitmennya dalam mendorong kemandirian dan kesejahteraan petani melalui program unggulan bertajuk “Basawah Pokok Murah”.

Program ini menjadi bagian dari langkah strategis untuk menekan biaya produksi pertanian, sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah berbasis potensi lokal.

“ Petani adalah fondasi ketahanan daerah. Maka kami ingin memastikan mereka bisa bertani dengan biaya rendah, hasil tetap maksimal, dan lingkungan tetap terjaga,” ujar Bupati Jon Firman Pandu.

Basawah Pokok Murah adalah pendekatan pertanian efisien yang mendorong petani untuk menggunakan input produksi yang lebih murah dan mudah dijangkau, namun tetap berkualitas. Program ini memanfaatkan:
Pupuk organik lokal sebagai pengganti    pupuk kimia mahal, benih unggul lokal hasil pembinaan  pemerintah, pestisida nabati yang aman bagi   lingkungan, serta optimalisasi penggunaan alat dan    mesin pertanian (alsintan) yang      disediakan pemerintah.

Dengan konsep ini, biaya bertani bisa ditekan hingga 30–50 persen dibanding metode konvensional yang mengandalkan produk pertanian industri. Perbandingan dengan Cara Bertani Konvensional Komponen produksi konvensional Basawah Pokok Murah,  pupuk pupuk kimia mahal pupuk organik buatan lokal Pengolahan lahan Manual/tenaga sewa Gunakan alsintan pemerintah, pestisida kimia sintetis ramuan alami/nabati
benih beli di luar daerah benih unggul lokal, biaya Produksi Tinggi Lebih murah dan efisien.

Program Basawah Pokok Murah membawa banyak manfaat strategis, antara lain:

  • Menurunkan Biaya Produksi: Petani tidak lagi terbebani dengan mahalnya pupuk dan pestisida industri
  • Meningkatkan Pendapatan Petani: Hasil panen yang stabil dengan biaya rendah berdampak langsung pada keuntungan petani
  • Mendorong Kemandirian Petani: Tidak lagi bergantung penuh pada produk dari luar
  • Menjaga Kelestarian Lingkungan: Penggunaan bahan alami lebih aman untuk tanah dan air.
  • Meningkatkan Ketahanan Pangan Daerah: Produksi padi tetap berjalan lancar dan terjangkau, memperkuat cadangan pangan lokal.

Wakil Bupati Solok, H. Candra, menegaskan bahwa program ini adalah bagian dari langkah besar menuju pertanian mandiri dan tahan krisis.

“Dengan biaya murah dan hasil baik, petani jadi lebih percaya diri. Kami ingin pertanian jadi pilihan yang menjanjikan, bukan sekadar bertahan hidup,” ujarnya.

Bupati bersama OPD dan Polres Arosuka sedang panen dan sosialisasi Sawah Pokok Murah Dikoto Baru kecamatan Kubung.

Untuk mendukung kelancaran program ini, Pemkab Solok juga melibatkan penyuluh pertanian, kelompok tani, dan perangkat nagari dalam edukasi serta pendampingan teknis. Pemerintah menyediakan bantuan alsintan, pelatihan pembuatan pupuk organik, dan distribusi benih unggul.

Respons masyarakat pun sangat positif. Di berbagai kecamatan. Seperti Kecamatan Junjung Sirih, Kecamatan X Koto Singkarak, Kecamatan Kubung, dan Kecamatan Gunung Talang,.petani mulai menerapkan sistem ini dan mengaku terbantu dalam menekan biaya serta mengurangi risiko gagal panen akibat ketergantungan bahan kimia.

Dengan Basawah Pokok Murah, Kabupaten Solok menunjukkan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari hal-hal sederhana: mengelola sawah dengan cara murah, mandiri, dan berkelanjutan. ( Abd21/red )

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Jon Firman Pandu Lantik 23 Wali Nagari Terpilih se-Kabupaten Solok, Wali Nagari Surian dan Lolo Resmi Dilantik
Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo
Bupati Solok Jon Firman Pandu Melantik Rudi Repenaldi Rilis Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok
Waka Polres Dharmasraya Jadi Pembina Upacara di SMPN 2 Pulau Punjung, Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran
Gerak Cepat! Kurang dari 24 Jam, Polda Jambi Bekuk 8 Pelaku Penyerangan dan Penembakan Mako Polres Merangin
Sat Reskrim Polres Payakumbuh Amankan Terduga Pelaku Curanmor, Satu Unit Suzuki FU Disita
Wabup Tebo Hadiri Sosialisasi dan FGD Bapas Kelas II Muara Bungo, Perkuat Sinergi Pembinaan dan Reintegrasi Sosial
Diduga Bebas Beroperasi dan Lemahnya Kepolisian untuk Menindak Tegas Pengedar Obat Keras Daftar G di Babakan Setu, Kesehatan Masyarakat Terancam

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 16:18 WIB

Bupati Jon Firman Pandu Lantik 23 Wali Nagari Terpilih se-Kabupaten Solok, Wali Nagari Surian dan Lolo Resmi Dilantik

Senin, 2 November 2026 - 17:28 WIB

Polisi Peduli Pendidikan, Kapolsek VII Koto Ilir Tanamkan Disiplin dan Cegah Bullying Di SDN 05 Balai Rajo

Senin, 2 November 2026 - 14:09 WIB

Bupati Solok Jon Firman Pandu Melantik Rudi Repenaldi Rilis Sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Solok

Senin, 2 November 2026 - 13:36 WIB

Waka Polres Dharmasraya Jadi Pembina Upacara di SMPN 2 Pulau Punjung, Ajak Pelajar Jauhi Bullying dan Tawuran

Minggu, 1 November 2026 - 09:05 WIB

Gerak Cepat! Kurang dari 24 Jam, Polda Jambi Bekuk 8 Pelaku Penyerangan dan Penembakan Mako Polres Merangin

Berita Terbaru