Rumah Tidak Layak Huni Milik Atang Warga Kp Erang Luput dari Perhatian Pemerintah.

- Jurnalis

Sabtu, 3 Januari 2026 - 11:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rumah Tidak Layak Huni Milik Atang Warga Kp Erang Luput dari Perhatian Pemerintah.

Lebak – Kondisi rumah tidak layak huni milik Atang, warga Kampung Erang, Desa Pondok Panjang, sungguh sangat memprihatinkan. Hingga saat ini, rumah tersebut belum pernah tersentuh bantuan baik dari Pemerintah Desa Pondok Panjang, Pemerintah Kabupaten, maupun Pemerintah Provinsi Banten.

Berdasarkan pantauan di lapangan, kondisi bangunan rumah Atang sudah tidak memenuhi standar kelayakan hunian. Struktur bangunan tampak rapuh, atap dan dinding mengalami kerusakan, serta berpotensi membahayakan keselamatan penghuni, terutama saat musim hujan.

Ironisnya, jika mengacu pada kriteria penerima bantuan rumah tidak layak huni (RTLH) yang dicanangkan pemerintah, rumah milik Atang sudah sangat layak dan memenuhi syarat untuk mendapatkan bantuan. Namun hingga kini, belum ada realisasi maupun perhatian serius dari pihak terkait.

Kondisi rumah milik Atang, warga Kampung Erang, Desa Pondok Panjang, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten,03/01/2026. sangat memprihatinkan. Rumah yang ditempatinya saat ini dinilai tidak layak huni, dengan kondisi bangunan yang rusak dan jauh dari standar kelayakan tempat tinggal.

Dinding rumah tampak rapuh, atap mengalami kerusakan, serta lantai yang tidak memadai, sehingga dikhawatirkan membahayakan keselamatan penghuni, terutama saat musim hujan. Kondisi tersebut sudah berlangsung cukup lama dan belum mendapatkan penanganan serius.

Atang berharap pemerintah daerah maupun instansi terkait dapat memberikan perhatian dan bantuan untuk pembangunan atau perbaikan rumahnya. Ia juga menyampaikan harapan besar agar dapat menerima bantuan program Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), baik dari pemerintah maupun dari BAZNAS, guna mewujudkan tempat tinggal yang aman dan layak.

Atang mengaku sangat membutuhkan uluran tangan dari berbagai pihak, mengingat keterbatasan ekonomi yang dimilikinya. Ia berharap harapannya tersebut dapat segera ditindaklanjuti demi kehidupan yang lebih layak dan manusiawi.

Warga sekitar berharap agar pemerintah desa, kabupaten, hingga provinsi segera turun tangan dan melakukan pendataan ulang, serta memberikan bantuan nyata agar Atang dan keluarganya dapat tinggal di rumah yang layak dan aman.

Pemerintah diharapkan tidak menutup mata terhadap kondisi masyarakat kecil yang benar-benar membutuhkan uluran tangan, demi terwujudnya keadilan sosial dan kesejahteraan bagi seluruh warga.

Tri/Rudi

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru