Sampah Menggunung di MTSN Miftahul Jannah Peranap, Kepsek Jadi Sorotan

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 04:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

INHU — Tumpukan sampah yang menggunung di lingkungan Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTSN) Miftahul Jannah, Kecamatan Peranap, Kabupaten Indragiri Hulu, Riau, menjadi sorotan. Sampah tersebut diduga tidak diangkut selama lebih dari dua bulan dan menimbulkan bau busuk yang menyengat, sehingga dikhawatirkan berdampak pada kesehatan warga sekolah.

Pantauan di lapangan, Senin (15/12/2025), menunjukkan aktivitas belajar mengajar tetap berlangsung di sekitar lokasi tumpukan sampah. Sejumlah siswa terlihat bermain di area tersebut meski kondisi lingkungan tidak sehat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, pihak sekolah selama ini membayar biaya pengangkutan sampah sebesar Rp500 ribu per bulan kepada petugas yang disebut berasal dari kecamatan. Namun, pengangkutan tidak berjalan sebagaimana mestinya.

“Awalnya pengangkutan dijanjikan setiap minggu, tetapi realisasinya hanya sebulan sekali. Bahkan dua bulan terakhir tidak diangkut sama sekali, meski pembayaran tetap dilakukan,” ujar seorang guru yang enggan disebutkan namanya.

Kepala MTSN Miftahul Jannah, Asmiati, saat dikonfirmasi menyatakan bahwa pengelolaan sampah dilakukan melalui koordinasi dengan pihak kecamatan.

“Kami mengurus pengangkutan sampah lewat kantor camat karena armadanya memiliki lokasi pembuangan yang jelas. Petugas bernama Yusbar, namun belakangan sampah tidak diangkut karena mobilnya rusak,” kata Asmiati melalui sambungan telepon.

Ia mengaku telah melaporkan persoalan tersebut kepada Camat Peranap, namun laporan itu justru memicu ketegangan dengan petugas pengangkut sampah.

Sementara itu, Camat Peranap membantah bahwa pengelolaan sampah sekolah merupakan kewenangan kecamatan.

“Pengelolaan sampah sekolah bukan tanggung jawab kecamatan, melainkan Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Jika ada kendala, sekolah seharusnya bisa mencari armada lain karena TPA di wilayah ini sudah tersedia,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum terlihat adanya penanganan konkret terhadap tumpukan sampah di lingkungan sekolah. Awak media masih berupaya mengonfirmasi pihak Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Indragiri Hulu terkait kewenangan dan solusi penanganan sampah di sekolah tersebut.(***)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru