Setelah Ramai Diberitakan, Publik Desak Dinas Kesehatan Investigasi Dugaan Kelalaian di Puskesmas Leuwidamar

- Jurnalis

Sabtu, 1 November 2025 - 14:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak-Setelah mencuatnya pemberitaan tentang dugaan kelalaian pelayanan di Puskesmas Leuwidamar yang menyebabkan seorang ibu rumah tangga berinisial R meninggal dunia, kini berbagai pihak mulai memberikan reaksi keras.
Masyarakat, tokoh lokal, hingga kalangan aktivis mendesak Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak untuk segera mengambil langkah tegas dengan melakukan penyelidikan dan investigasi menyeluruh terhadap kasus tersebut.

Kasus meninggalnya R, warga Kampung Cimaung, Desa Cibungur, Kecamatan Leuwidamar, Kabupaten Lebak Provinsi Banten 01/11/2025.
dinilai menjadi tamparan keras bagi dunia pelayanan kesehatan di daerah.
Publik menilai, jika benar terjadi kelalaian medis, maka pihak yang bertanggung jawab harus diberikan sanksi tegas sesuai hukum yang berlaku.

“Kami minta Dinas Kesehatan jangan diam. Ini menyangkut nyawa manusia. Kalau benar ada unsur kelalaian, harus ditindak secara hukum dan diumumkan hasil investigasinya,” ujar salah satu tokoh masyarakat Leuwidamar saat ditemui wartawan.

Seperti diketahui sebelumnya, almarhumah R dibawa oleh suaminya, H, ke Puskesmas Leuwidamar untuk mendapatkan perawatan akibat sakit lambung. Setelah dirawat satu hari satu malam, kondisi pasien tidak menunjukkan tanda-tanda perbaikan.

Keluarga sempat meminta agar pasien dirujuk ke rumah sakit, namun permintaan tersebut diduga ditolak oleh pihak Puskesmas dengan alasan belum urgen.
Karena kondisi terus memburuk, keluarga akhirnya membawa pasien ke rumah sakit menggunakan ambulans pinjaman milik Desa Wantisari, lantaran ambulans Puskesmas tidak diizinkan digunakan dan surat rujukan pun tak diberikan.

Nahas, dalam perjalanan menuju rumah sakit, nyawa R tidak dapat diselamatkan.

Kasus ini langsung menuai keprihatinan publik. Banyak pihak menilai kematian korban murni akibat kelalaian pihak Puskesmas Leuwidamar, dan meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Lebak segera turun tangan untuk melakukan pemeriksaan.

“Jangan sampai kasus seperti ini terulang. Kami berharap Dinas Kesehatan bertindak cepat, objektif, dan memberi sanksi tegas jika benar ada kelalaian,” tegas salah satu warga Leuwidamar.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Puskesmas Leuwidamar belum memberikan klarifikasi resmi atas dugaan kelalaian tersebut. Masyarakat berharap, penyelidikan dapat dilakukan secara transparan dan terbuka agar kepercayaan publik terhadap pelayanan kesehatan dapat kembali pulih.

“Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Jumat, 6 November 2026 - 18:58 WIB

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Berita Terbaru