Tazkiyyatul Muthmainnah: Korupsi Musuh Bersama, Pendidikan Antikorupsi Harus Dimulai Sejak Dini

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 18:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal //utamapost.com – Wakil Wali Kota Tegal, Tazkiyyatul Muthmainnah, menegaskan bahwa korupsi merupakan kejahatan luar biasa (extraordinary crime) yang membawa dampak luas terhadap kehidupan berbangsa dan bernegara.

Praktik korupsi tidak hanya merugikan keuangan negara, tetapi juga merusak sistem demokrasi, melemahkan supremasi hukum, menghambat pembangunan, serta menurunkan kualitas hidup masyarakat.

Penegasan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam Sosialisasi Pengendalian Gratifikasi yang digelar di Aula SMP Negeri 15 Kota Tegal.

Kegiatan ini bertujuan memperkuat pemahaman mengenai pencegahan korupsi sekaligus membangun budaya integritas di lingkungan pendidikan.

Dalam paparannya, Wakil Wali Kota yang akrab disapa Mba Iin menekankan bahwa pemberantasan korupsi tidak dapat dibebankan hanya kepada pemerintah maupun aparat penegak hukum.

Upaya tersebut membutuhkan kolaborasi dan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk dunia pendidikan sebagai tempat membentuk karakter generasi penerus bangsa.

Menurutnya, sekolah memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai antikorupsi sejak usia dini.

Pendidikan karakter yang berlandaskan kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan integritas menjadi fondasi utama untuk menciptakan generasi yang berani menolak segala bentuk penyimpangan.

“Pendidikan antikorupsi harus dimulai sejak dini dengan menanamkan nilai kejujuran, disiplin, dan tanggung jawab. Masyarakat juga harus berani menolak gratifikasi, pungutan liar, maupun praktik suap dalam bentuk apa pun,” tegas Mba Iin.

Ia berharap melalui sosialisasi tersebut, kesadaran mengenai bahaya korupsi semakin mengakar di lingkungan sekolah dan masyarakat.

Dengan demikian, budaya antigratifikasi dan integritas tidak hanya menjadi slogan, tetapi menjadi kebiasaan yang diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Pemerintah Kota Tegal terus berkomitmen memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel melalui berbagai program edukasi serta penguatan budaya antikorupsi di seluruh sektor.

Langkah ini diharapkan mampu menciptakan pelayanan publik yang profesional sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terbaru