Tipikor Polda Riau Geledah Kantor PUTR Rokan Hilir, Sita 42 Dokumen Terkait Dugaan Korupsi Jembatan Air Hitam Pujud

- Jurnalis

Rabu, 29 Juli 2026 - 03:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bagansiapiapi,utamapost.com | Selasa, 28 Juli 2026 Tim Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Riau melakukan penggeledahan dan penyitaan barang bukti di Kantor Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Rokan Hilir, Selasa 28 Juli 2026 sekitar pukul 13.00 WIB.

Penggeledahan dipimpin langsung oleh Plt. Kompol Yogi Pramagita selaku Kasubdit III Tipikor Polda Riau. Kegiatan tersebut terkait dugaan tindak pidana korupsi pada kegiatan pembangunan Jembatan Air Hitam, Kecamatan Pujud.

Pantauan awak media di lokasi, sejumlah wartawan sudah berada di kantor PUTR sejak pukul 13.00 WIB dan baru membubarkan diri sekitar pukul 23.39 WIB.

“Hasil Penggeledahan”

Dalam keterangan kepada awak media, Tim Penyidik Tipikor Polda Riau menyampaikan bahwa penggeledahan dilakukan di dua ruangan di lingkungan Dinas PUTR Rokan Hilir.

“Hari ini tim dari Kasubdit III Polda Riau melakukan penggeledahan dan penyitaan dokumen di Dinas PUTR Kabupaten Rokan Hilir. Penggeledahan dipimpin langsung oleh Plt. Kompol Yogi Pramagita. Kegiatan ini terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Jembatan Air Hitam Pujud,” ujar penyidik.

Lebih lanjut, penyidik menyebutkan tim mengamankan sebanyak 42 dokumen dari dua ruangan yang digeledah, yakni Ruang Bina Marga dan Ruang Keuangan.

“Untuk sementara kerugian negara masih dalam perhitungan. Keterlibatan pihak-pihak dalam perkara ini masih dalam proses penyidikan. Ke depan kami akan mendalami lebih lanjut untuk menentukan siapa pihak yang bertanggung jawab dalam tindak pidana ini,” tambahnya.

 

“Tanggapan Kadis PUTR Rohil”

Kepala Dinas PUTR Kabupaten Rokan Hilir, Khoirul Fahmi, turut memberikan keterangan kepada media usai penggeledahan.

Terkait aset kegiatan tahun 2022 berupa Jembatan Air Hitam, Khoirul Fahmi menyebut proyek tersebut dilaksanakan sebelum masa kepemimpinannya.

“Kegiatan jembatan itu dilaksanakan sebelum saya. Dokumen yang asli-asli yang ada di kantor sudah beberapa kali diperiksa dan langsung diminta oleh tim penyidik. Pemeriksaan dilakukan di dua ruangan, yaitu Bina Marga dan Keuangan,” jelas Khoirul.

Ia juga menjelaskan bahwa penyegelan pada dua ruangan tersebut bersifat sementara dan hanya dilakukan saat pengambilan data dan dokumen. “Setelah selesai, kedua ruangan sudah tidak disegel lagi,” ujarnya.

Khoirul menegaskan pihaknya akan bersikap kooperatif dan menjadikan kejadian ini sebagai pembelajaran.

“Dari sikap Dinas PUTR, kita harus berhati-hati dalam setiap bekerja sesuai dengan prosedur apapun nama kegiatannya. Ini sebagai contoh bagi kami pimpinan yang baru. Kami harus berhati-hati. Tugas pokok kami tetap berjalan dan kami terus semangat bekerja untuk masyarakat Rokan Hilir yang lebih baik. Aktivitas di kantor tetap berjalan seperti biasa,” tutupnya.

 

Hingga rilis ini dibuat, penyidikan kasus dugaan korupsi Jembatan Air Hitam Pujud masih terus berjalan di bawah penanganan Tipikor Polda Riau.(ibr)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat
DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:58 WIB

Kapolda Riau di Masjid Al-Muttaqin: Polisi Jangan Ditakuti, Harus Jadi Pelindung Masyarakat

Jumat, 6 November 2026 - 11:51 WIB

DIDUGA TIPU DAYA KORBAN DENGAN MODAL PENGAKUAN KONTRAKTOR BESAR, RZ DILAPORKAN KE POLSEK KULIM, PUBLIK TUNGGU KETEGASAN PENYIDIK

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Berita Terbaru