Singkarak, utamapost.com | Anggota DPRD Kabupaten Solok fraksi Golkar Trio Karno Vivo tinjau pengecoran jalan Banda- Surau Baru jorong limo ninik nagari Koto Sani kecamatan X Koto Singkarak, Kamis 26/06/2025.
Peninjauan pengecoran didampingi sekretaris nagari Koto Sani Maimirda, Kepala Jorong Rahmad Habibullah, ketua Pemuda Limo Ninik Irmadani serta beberapa tokoh masyarakat nagari Koto Sani.

Pengecoran ruas jalan tersebut diketahui bersumber pendanaan APBD kabupaten Solok 2025 berjumlah 71.900.000 rupiah dengan pengerjaan 30 hari kerja.
Kehadiran pengecoran jalan merupakan aspirasi masyarakat yang dihimpun Trio Karno Vivo ketika Reses masa Sidang 1 tahun 2024. Pengerjaan pengecoran dilakukan memakai mobil molen cor beton.
” Kita tidak ingin dana rakyat digunakan sia sia apalagi saat ini kita harus dukung pemerintah pusat terkait efisiensi, saya yakin jika adukan coran manual akan berbeda hasilnya dengan adukan coran mesin molen yang sudah jelas ukuran, takarannya serta kualitasnya ” ungkap Trio Karno Vivo.
Ketika dihubungi media awak media utamapost.com , Trio Karno Vivo akrab disapa Kayo sampaikan permohonan maaf karena tidak sesuai dengan yang direncanakan. Terjadi pengurangan volume dikarenakan efisiensi anggaran dari Pemerintah.

Disinggung efisiensi, Kayo sampaikan bahwa apresiasi terhadap langkah yang diambil Presiden Prabowo dalam pelaksanaan berbagai program pembangunan. Menurutnya, efisiensi bukan berarti mengurangi kualitas pelayanan, tetapi justru mengarahkan penggunaan anggaran agar lebih tepat sasaran dan berdampak langsung bagi masyarakat.
“Dalam kondisi fiskal yang menuntut kehati-hatian, efisiensi adalah langkah strategis. Kami di DPRD siap mendukung program-program yang benar-benar prioritas dan berdampak nyata bagi masyarakat, terutama di sektor kesehatan, pendidikan, dan infrastruktur dasar,” ujarnya . ( Abd21 )










