Usai Diduga Ancam Wartawan Lewat Voice Note WhatsApp, Jaya Belum Beri Klarifikasi, Pelapor Berharap Polisi Segera Lakukan Pemanggilan.

- Jurnalis

Sabtu, 11 Juli 2026 - 05:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak 10/07/2026 – Jaya, yang telah dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan ancaman melalui pesan suara (voice note) WhatsApp terhadap wartawan, hingga kini disebut belum memberikan klarifikasi maupun tanggapan terkait persoalan tersebut.

 

Pelapor menyampaikan bahwa setelah voice note yang berisi dugaan ancaman itu mencuat, Jaya dinilai sulit dihubungi dan belum memberikan penjelasan kepada publik maupun kepada pihak yang merasa dirugikan.

 

Pelapor berharap Polsek Panggarangan dapat segera menindaklanjuti laporan yang telah disampaikan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, termasuk melakukan pemanggilan terhadap terlapor untuk dimintai keterangan dalam rangka proses penyelidikan.

 

“Saya berharap pihak kepolisian segera melakukan pemanggilan terhadap terlapor agar persoalan ini dapat diproses secara profesional, transparan, dan sesuai dengan hukum yang berlaku,” ujar pelapor.

 

Pelapor juga menegaskan bahwa langkah hukum yang ditempuh bertujuan untuk memperoleh kepastian hukum serta memberikan perlindungan terhadap kebebasan pers dan keselamatan wartawan dalam menjalankan tugas jurnalistik.

 

Hingga berita ini diterbitkan, Jaya belum memberikan tanggapan atau klarifikasi atas dugaan ancaman tersebut. Redaksi tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi apabila yang bersangkutan bersedia memberikan penjelasan sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

 

Tim media Utamapos

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu
King Naga Serukan Masyarakat Lebak Dukung Kapolri Suyudi Tegakkan Hukum Tanpa Pandang Bulu dan Usut Tuntas Tambang Ilegal Jayasari

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 08:04 WIB

PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru