LEBAK – Warga masyarakat Kampung Erang menunjukkan semangat gotong royong dengan melaksanakan pembangunan jalan lingkungan secara swadaya. Kegiatan tersebut dilakukan karena masyarakat menilai hingga saat ini belum ada tindakan maupun perhatian dari Kepala Desa Pondok Panjang kecamatan cihara kabupaten Lebak provinsi Banten,23/05/2026.terkait kondisi jalan yang sudah lama membutuhkan perbaikan.
Dengan peralatan dan biaya seadanya, warga bahu-membahu memperbaiki akses jalan demi kenyamanan dan keselamatan masyarakat setempat. Jalan lingkungan tersebut dinilai sangat penting untuk menunjang aktivitas warga sehari-hari, baik untuk akses pendidikan, pertanian, maupun kegiatan ekonomi masyarakat.
Warga Kampung Erang, Desa Pondok Panjang, Kecamatan Cihara, mengeluhkan kondisi jalan lingkungan yang hingga saat ini diduga belum pernah tersentuh pembangunan infrastruktur selama masa kepemimpinan Kepala Desa Heru Purnomo.
Berdasarkan hasil konfirmasi kepada beberapa masyarakat Kampung Erang, warga membenarkan bahwa selama kurang lebih empat tahun kepemimpinan Kepala Desa Heru Purnomo, mereka belum merasakan adanya pembangunan jalan lingkungan di wilayah tersebut.
Warga berharap adanya perhatian serius dari pihak pemerintah desa terhadap akses jalan lingkungan yang dinilai sangat penting bagi aktivitas masyarakat sehari-hari. Kondisi tersebut bahkan dinilai masyarakat membuat Kampung Erang terkesan seperti wilayah yang terisolasi akibat minimnya pembangunan infrastruktur.
Dikonfirmasi terkait belum adanya pembangunan jalan lingkungan di Kampung Erang, Desa Pondok Panjang, Kecamatan Cihara, Kepala Desa pondok panjang “Heru Purnomo” hingga kini belum memberikan tanggapan maupun klarifikasi terkait keluhan masyarakat soal kondisi jalan lingkungan yang disebut belum pernah tersentuh pembangunan.
Warga Kampung Erang berharap pemerintah desa segera memberikan perhatian serius terhadap akses jalan lingkungan yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas masyarakat sehari-hari.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak Kepala Desa Pondok Panjang belum memberikan tanggapan resmi terkait keluhan masyarakat tersebut.
“Rudi”










