Warga Tiga Desa di Inhu Gelar Aksi Protes, Soroti Aktivitas PT EMP Energi Riau

- Jurnalis

Jumat, 24 Oktober 2025 - 14:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Warga Tiga Desa di Inhu Gelar Aksi Protes, Soroti Aktivitas PT EMP Energi Riau

 

INHU – Puluhan warga dari tiga desa, yakni Pasir Batu Mandi, Pasir Selabau, dan Pasir Bongkal, Kecamatan Sungai Lala, Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), menggelar aksi protes pada Jumat (24/10). Aksi tersebut dilakukan di ruas jalan utama yang kini mengalami kerusakan parah, yang diduga akibat aktivitas kendaraan berat pengangkut minyak mentah milik PT Energi Mega Persada (EMP) Energi Riau yang bergerak di bidang hulu minyak dan gas dan beberapa perusahaan lain yang beroperasi di wilayah tersebut.

 

Aksi ini merupakan bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kondisi infrastruktur jalan yang kian memburuk, serta minimnya tanggapan dari pihak perusahaan. Selain itu, warga juga menyoroti pipa minyak yang muncul di area pesisir sepanjang 800–900 meter, yang dianggap berpotensi membahayakan keselamatan warga sekitar.

 

“Kami waswas setiap kali melintas. Jalan banyak yang berlubang, licin, dan rusak berat. Saya khawatir mobil bisa terguling, minyak tumpah, dan malah membahayakan pengguna jalan lainnya,” ujar Helmi, salah satu Driver truk pengangkut minyak mentah dari PT EMP Energi Riau.

Selain persoalan jalan dan pipa warga juga mempertanyakan komitmen perusahaan dalam memberdayakan masyarakat lokal. Menurut sejumlah tokoh setempat, sebagian besar warga sudah bekerja di perusahaan yang ada di desa tersebut, sementara kesempatan kerja di EMP Energi Riau di nilai sangat terbatas.

 

“Hampir 80 persen warga kami bekerja di perusahaan di desa ini. Sementara EMP jarang melibatkan masyarakat sekitar dalam kegiatan operasionalnya,” kata Kodri, salah seorang warga.

 

Sementara itu, beberapa perusahaan mengaku sudah memberikan bantuan melalui Camat Sungai Lala, Elpahri Adha, untuk perbaikan jalan.

 

“Saya hanya memfasilitasi antara warga dan perusahaan.bantuan yang diberikan berupa material langsung dari perusahaan,” tegas camat kepada wartawan.

 

Di sisi lain, perwakilan keamanan perusahaan, Dimas, menyebut bahwa pihak EMP juga telah menyalurkan bantuan melalui pihak kecamatan.

 

“Perusahaan sudah menyalurkan bantuan, dan camat yang langsung mengoordinir bantuan tersebut,” ujarnya.

 

Hingga berita ini diturunkan, pihak Humas PT EMP Energi Riau, Rivad, belum memberikan tanggapan resmi. Ia hanya menyarankan agar konfirmasi dilakukan langsung kepada atasannya.

 

Adapun tiga tuntutan utama warga dalam aksi tersebut adalah:

 

1. Penanganan pipa yang muncul di area desa pesisir

 

2. Perbaikan jalan rusak akibat aktivitas perusahaan, dan

 

3. Kebijakan pemberdayaan masyarakat lokal dalam kegiatan operasional perusahaan.

 

Warga berharap pemerintah daerah, khususnya Bupati Inhu, dapat turun tangan menindak tegas perusahaan yang melintas dan beroperasi di jalur tersebut, termasuk PT SWP, PTPN, SJML, dan EMP Energi Riau.

 

“Kami tidak menolak perusahaan, tapi kami minta tanggung jawab. Jalan ini urat nadi warga. Kalau rusak begini, bukan cuma ekonomi yang lumpuh, keselamatan pun terancam. Kami ingin solusi, bukan janji- janji tegas Romli, Ketua LAMR Kecamatan Sungai Lala, yang turut didampingi oleh Anto, sekretaris LAMR setempat. (Iin)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Berita Terbaru