Padang Sari Bulan , Lima Puluh Kota – Utamapost.com | Kebutuhan akan pengetahuan kebencanaan dan kemampuan bertahan di alam semakin dirasakan penting, terutama bagi masyarakat Sumatera Barat yang berada di kawasan rawan bencana. Atas dasar itu, Yayasan Darel Ilmi bersama Pesantren Dar El-Ilmi menyelenggarakan Workshop Nasional Outdoor Experience, sebuah wadah pembelajaran terbuka untuk umum yang menggabungkan ilmu agama, ilmu alam, dan keterampilan bertahan hidup.
Asatidz Pesantren Dar El-Ilmi menilai kegiatan ini menjadi sarana penting bagi masyarakat dan santri untuk memahami cara menghadapi potensi bencana alam. “Selain kita menuntut ilmu akhirat, kita juga wajib menuntut ilmu alam. Harapannya, santri dan peserta mampu melatih diri dan menyesuaikan hidup dengan alam,” ujar Arifin, pengasuh santri Dar El-Ilmi Sumatera Barat.

Workshop berskala nasional yang digelar pada 15–16 November 2025 ini menghadirkan pemateri dari TNI dan BNPD, serta para petualang berpengalaman. Kegiatan berlangsung selama dua hari dan diikuti oleh lebih dari 200 peserta santri dan umum dari berbagai daerah. Hari pertama diisi dengan workshop dan materi indoor, sementara hari kedua difokuskan pada praktik mitigasi bencana dan survival di alam terbuka.
Dalam sambutannya, Ustadz Rafles, Ketua Yayasan Darel Ilmi Sumatera Barat, menyampaikan bahwa kegiatan ini lahir dari kesadaran akan kondisi geografis Sumatera Barat yang rawan bencana.
“Kita berharap dari kegiatan ini akan lahir komunitas relawan bencana yang bermanfaat bagi masyarakat. Mudah-mudahan nanti terbentuk santri tanggap bencana, saling mengingatkan dalam ibadah dan dalam kecintaan terhadap alam,” ujarnya.
Sementara itu, Ustadz Hafzan, Kepala Sekolah Darel Ilmi Sumatera Barat, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan sekadar aktivitas wisata atau hiburan alam. “Kegiatan ini merujuk pada hadis Rasulullah yang menganjurkan agar tidak ikut dalam huru-hara di kota, tetapi bertahan dengan iman di tempat yang tenang. Workshop ini dilakukan jauh dari keramaian bukan untuk bersenang-senang, tetapi untuk memberikan manfaat dan membentuk pribadi yang siap menghadapi situasi darurat serta memberi manfaat bagi orang banyak.”kata Ustadz Hafzan.
Workshop Outdoor Experience ini diharapkan menjadi langkah awal lahirnya kader-kader muda yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kelestarian alam dan kesiapsiagaan bencana, serta memperkuat tali silaturahmi antar peserta dari berbagai daerah. ( Abd21 )







