Lebak – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, dapur MBG menyalurkan menu kering kepada siswa SMK di Kecamatan Cilograng pada hari Selasa 03/03/2026.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah kembali menjadi sorotan publik. Kali ini, sejumlah orang tua siswa di SMK Cilograng mempertanyakan menu MBG kering yang diterima para siswa.
Adapun menu yang diterima siswa hari Selasa,03/03/2026. berupa satu buah pisang, bolu pisang, tahu isi aci, dan keju. Menu tersebut dinilai sebagai paket kering tanpa makanan utama seperti nasi atau lauk lengkap sebagaimana yang diharapkan sebagian orang tua siswa di kecamatan Cilograng kabupaten Lebak provinsi Banten 04/03/2026.
Untuk menu di SDN Lebaktipar hari Rabu berupa keripik tempe,bolu kentang,jeruk,dan susu kotak, nominal harga diperkirakan Rp 9000 ribu rupiah,termasuk porsi besar kecil sama..
Menurut Kepala SPPG yayasan Hamim Center Founder dapur MBG yang berada di kp Dayasari Desa Lebak tipar Kecamatan Cilograng menu tersebut sudah sesuai dengan gizi adapun untuk ukuran Haraga kita sama ratakan porsi kecil maupun porsi besar,karena kalau di bedakan porsi kecil akan lebih sedikit,maka untuk porsi di sama ratakan,adapun untuk nominal harga ada lebih mungkin untuk menu besok akan lebih.ungkanya.
Lebih lanjut SPPG Yayasan Hamim Center Founder mungkin kurang kuantiti ayamnya , jadi lebih berasa tepung, untuk unsur hewani kita ada susu maupun keju slice untuk nabati ada tahu
iya memang itu penilaian orang beda2 ,silahkan d review ,itu sudah hitungan akuntan dan ahli gizi
masyarakat belum paham soal atcost
sepenuhnya Aci itu sudah memakai ayam tapi mungkin kurang kuantiti
muhun haturnuhun semua saran masukan kita terima
kita ada sample 2×24 jam
jadi ada perbedaan menu siswa sama menu 3 B,siswa Hewaninya ayam sama keju, 3B Hewaninya susu sama ayam.tutupnya.
Sejumlah pihak mempertanyakan estimasi harga menu tersebut yang diduga kurang dari Rp 10.000 per paket. Mereka menilai perlu adanya transparansi dan pengawasan agar anggaran MBG benar-benar sesuai dengan ketentuan dan standar gizi yang telah ditetapkan pemerintah.
Beberapa orang tua siswa menilai bahwa nilai menu yang dibagikan diduga tidak sesuai dengan anggaran yang disebut-sebut mencapai Rp10.000 per siswa. Menurut mereka, jika dilihat dari jenis dan jumlah makanan yang diterima, perkiraan harga di pasaran dinilai kurang dari Rp10.000.
“Kami mendukung program MBG, tetapi jika memang anggarannya Rp10.000 per siswa, seharusnya menu yang diterima sesuai dengan nilai tersebut,” ujar salah satu orang tua siswa.
Transparansi ini dinilai penting agar tidak menimbulkan prasangka dan menjaga kepercayaan publik terhadap program yang bertujuan meningkatkan gizi siswa tersebut. Tutupnya.
Terpisah beberapa orang tua siswa meminta pihak BGN di tingkat kabupaten untuk melakukan evaluasi, agar pelaksanaan program benar-benar sesuai dengan ketentuan dan standar gizi yang telah ditetapkan.
Orang tua siswa berharap pihak penyelenggara dapur MBG yayasan Hamim Center Founder di Kecamatan Cilograng dapat memberikan penjelasan terbuka terkait komposisi menu dan rincian anggaran, sehingga program yang bertujuan meningkatkan asupan gizi siswa ini dapat berjalan optimal dan tepat sasaran.
Tri”










