Tujuh Dapur SPPG di Kabupaten Tegal Disuspend, BGN Perketat Pengawasan Pelaporan Dana Harian

- Jurnalis

Minggu, 8 November 2026 - 07:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tegal //utamapost.com – Sebanyak tujuh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tegal terpaksa menghentikan operasional sementara menyusul belum terpenuhinya kewajiban pelaporan penggunaan dana harian melalui sistem digital Badan Gizi Nasional (BGN).

Penghentian sementara atau suspend tersebut merupakan bagian dari langkah evaluasi administratif BGN dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pada setiap dapur SPPG.

Ketua Forum Komunikasi Mitra SPPG Kabupaten Tegal, H. Abdul Japar, menjelaskan bahwa BGN kini menerapkan sistem pelaporan digital yang mewajibkan setiap pengelola dapur menyampaikan laporan penggunaan dana secara harian.

Menurutnya, kepatuhan terhadap mekanisme pelaporan tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan pengelolaan program berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan.

“BGN sekarang menerapkan satu sistem laporan penggunaan dana harian untuk transparansi. Dapur yang belum melaksanakan pelaporan dengan baik dan benar tentu akan dievaluasi hingga terkena suspend. Jadi sifatnya administratif,” ujar Abdul Japar, Sabtu (7/11/2026).

Berdasarkan data yang disampaikan, saat ini terdapat 190 dapur SPPG di Kabupaten Tegal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 171 dapur telah beroperasi aktif, sementara tujuh dapur dikenai penghentian sementara. Adapun unit lainnya masih dalam tahap persiapan operasional.

Kebijakan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh mitra pengelola SPPG agar semakin meningkatkan kedisiplinan administrasi, khususnya dalam memenuhi kewajiban pelaporan keuangan secara berkala melalui sistem yang telah ditetapkan BGN.

Penguatan sistem pengawasan dan transparansi ini diharapkan mampu menjaga tata kelola program pemenuhan gizi agar berjalan secara profesional, akuntabel, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.

Dengan demikian, setiap dapur SPPG tidak hanya dituntut mampu menjalankan pelayanan secara maksimal, tetapi juga harus memastikan seluruh aspek administrasi dan pertanggungjawaban keuangan terlaksana sesuai aturan.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Babinsa Karangsuwung Turun Langsung Lakukan Pendataan Perlinsos, Pastikan Warga Kurang Mampu Tak Terlewat Bantuan
Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium

Berita Terkait

Minggu, 8 November 2026 - 07:25 WIB

Babinsa Karangsuwung Turun Langsung Lakukan Pendataan Perlinsos, Pastikan Warga Kurang Mampu Tak Terlewat Bantuan

Minggu, 8 November 2026 - 07:06 WIB

Tujuh Dapur SPPG di Kabupaten Tegal Disuspend, BGN Perketat Pengawasan Pelaporan Dana Harian

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Jumat, 6 November 2026 - 19:52 WIB

Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Berita Terbaru