Tegal //utamapost.com – Sebanyak tujuh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Tegal terpaksa menghentikan operasional sementara menyusul belum terpenuhinya kewajiban pelaporan penggunaan dana harian melalui sistem digital Badan Gizi Nasional (BGN).
Penghentian sementara atau suspend tersebut merupakan bagian dari langkah evaluasi administratif BGN dalam memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pada setiap dapur SPPG.
Ketua Forum Komunikasi Mitra SPPG Kabupaten Tegal, H. Abdul Japar, menjelaskan bahwa BGN kini menerapkan sistem pelaporan digital yang mewajibkan setiap pengelola dapur menyampaikan laporan penggunaan dana secara harian.
Menurutnya, kepatuhan terhadap mekanisme pelaporan tersebut menjadi salah satu aspek penting dalam memastikan pengelolaan program berjalan tertib, transparan, dan sesuai ketentuan.
“BGN sekarang menerapkan satu sistem laporan penggunaan dana harian untuk transparansi. Dapur yang belum melaksanakan pelaporan dengan baik dan benar tentu akan dievaluasi hingga terkena suspend. Jadi sifatnya administratif,” ujar Abdul Japar, Sabtu (7/11/2026).
Berdasarkan data yang disampaikan, saat ini terdapat 190 dapur SPPG di Kabupaten Tegal. Dari jumlah tersebut, sebanyak 171 dapur telah beroperasi aktif, sementara tujuh dapur dikenai penghentian sementara. Adapun unit lainnya masih dalam tahap persiapan operasional.
Kebijakan tersebut menjadi pengingat bagi seluruh mitra pengelola SPPG agar semakin meningkatkan kedisiplinan administrasi, khususnya dalam memenuhi kewajiban pelaporan keuangan secara berkala melalui sistem yang telah ditetapkan BGN.
Penguatan sistem pengawasan dan transparansi ini diharapkan mampu menjaga tata kelola program pemenuhan gizi agar berjalan secara profesional, akuntabel, serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat.
Dengan demikian, setiap dapur SPPG tidak hanya dituntut mampu menjalankan pelayanan secara maksimal, tetapi juga harus memastikan seluruh aspek administrasi dan pertanggungjawaban keuangan terlaksana sesuai aturan.










