Gerakana Media, Sekwan Sakiti Media,King Naga Minta Sekwan di Copot.

- Jurnalis

Sabtu, 13 September 2025 - 12:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lebak – Ketua LSM Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Lebak, kecewa atas insiden adanya pengusiran wartawan saat kegiatan audensi antara LSM GMBI, DPRD Lebak dan Bupati Lebak, beberapa waktu lalu, yang diduga dilakukan oleh oknum Sekertaris Dewan (Sekwan) DPRD Kabupaten Lebak.

Ade Surnaga Ketua LSM GMBI Distrik Lebak menegaskan bahwa pihaknya memang sengaja mengundang seluruh wartawan, baik media cetak, TV maupun media online untuk meliput kegiatan audensi GMBI bersama pemerintah juga DPRD.

“Saya sebagai ketua LSM GMBI yang mana waktu itu yang mengundang kepada teman-teman media, baik Media Cetak, Media TV maupun media Online sangat merasa kecewa dengan perlakuannya Setwan DPRD Lebak,”tegas Ade Surnaga pada awak media dalam pernyataannya, Sabtu 13 September 2025.

Surnaga atau biasa dikenal dengan King Naga itu menjelaskan, sebetulnya dari awal pihaknya mengaku heran dengan administrasi di DPRD Lebak, yang mana kata dia, LSM GMBI meminta audensi dengan bersurat, namun malah di balas dengan via Whatsapp.

“Sebenarnya kalau perlu saya Komentari, Ketua DPRD Lebak ngundang saya itu jam 11 Malam melalui Via Whatsapp bukan secara resmi melalui surat. Seharusnya di balas juga dengan surat juga, karena surat saya juga itu kan pengajuan RDP/ audensinya secara Resmi, harusnya kan undangan atau jawabannya pun resmi melalui surat juga. Tapi karena saya mempunyai pemikiran yang positif, jadi itu tidak ada masalah bagi saya, kita sama-sama tau saja, saling memahami dan saling mengerti,”katanya.

Untuk itu, kata Naga, pihaknya juga mengundang kawan-kawan wartawan dengan via Whatsapp juga, dan undangan itu kata Naga, dianggap Resmi oleh LSM GMBI.

“Dan saya juga mengundang teman- teman media menggunakan Wa juga, tapi itu saya anggap resmi karena saya juga datang atas undangan melalui via Wa itupun jam 11 malam saya di undangnya dadakan itu. Harusnya kan minimal hamin 3 undangan kalau buat acara-acara resmi seperti itu, tapi saya tidak masalah, “ungkap Naga.

Akan tetapi, lanjut Naga, dengan adanya insiden pengusiran wartawan, dirinya menegaskan kekecewaannya kepada oknum Sekwan Lebak yang menujukan sikap arogan karena mengusir wartawan di acara audensi LSM GMBI.

“Tapi sekarang saya kecewa ada informasi terjadinya pengusiran wartawan atau media yang saya undang. Jadi saya kira Sekwan sekarang itu tidak cocok jadi Sekwan. Jadi saya meminta dengan tegas kepada pemerintah Kabupaten Lebak untuk segera mengganti posisi Sekwan dengan orang yang lebih memiliki kapasitas dan kapabalitas yang sangat mumpuni,”tegas Naga.

“Kalau seperti itu Sekwan juga terindikasi telah menghalang-halangi tugas wartawan dan itu sudah tidak benar apapun dalihnya. Kalau ada pembelaan, ya semua orang berhak membela, tapi, apapun itu dalihnya, apapun itu pembelaannya, itu sudah dilakukan oleh sekwan mengusir wartawan yang mau melaksanakan tugas, yang mana tugas wartawan itu di atur oleh Undang-undang dan dilindungi, jadi, saya harapkan segera diganti itu Sekwan,”tandas Naga.

Tri”

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terbaru