Sekjen NHB: Minta Dinas Terkait Tindak Tegas Pengeboran Ilegal, Jangan Biarkan Feodalisme Baru Tumbuh

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 23:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK – Sekretaris Jenderal Naga Harapan Bangsa, Bastian Mazazi, mendesak Dinas ESDM Provinsi Banten dan Aparat Penegak Hukum untuk menindak tegas aktivitas pengeboran air tanah yang di duga ilegal belum kantongi izin SIPA di Desa Sukamarga Kecamayan Sajira Lebak. Ia khawatir pembiaran terhadap praktik ini akan melahirkan feodalisme baru yang menguasai sumber daya publik. Rabu ( 13 May 2026 )

Pernyataan itu disampaikan Bastian saat meninjau lokasi dugaan pengeboran ilegal di Kampung Cilatuk, Desa Sukamarga, Kecamatan Sajira, Sabtu [10/5/2026]. Di lokasi ditemukan satu unit mesin bor yang tengah beroperasi dari tujuh bor yang ada di tempat tersebut tanpa Surat Izin Pengambilan Air Tanah (SIPA).

“Kalau negara diam, maka yang terjadi adalah penguasaan air oleh segelintir orang berkuasa dan berduit. Itu namanya feodalisme baru. Rakyat kecil di sekitar hanya jadi penonton di tanahnya sendiri,” tegas Dedi kepada wartawan.

Menurutnya, pengeboran ilegal untuk kepentingan kebun skala besar tidak hanya melanggar hukum, tetapi juga merampas hak masyarakat atas air tanah. Ia menyebut sudah ada laporan warga bahwa sumur dangkal di sekitar lokasi mulai mengering sejak pengeboran berjalan.

Naga Harapan Bangsa meminta tiga langkah konkret:

1. *Dinas ESDM Banten* segera melakukan penyegelan dan menghentikan operasi di lapangan.
2. *Polres Lebak* membuka penyelidikan terhadap unsur pidana sesuai UU No. 17 Tahun 2019 tentang Sumber Daya Air.
3. *Pemkab Lebak* membentuk satgas gabungan untuk memetakan titik-titik pengeboran liar di seluruh kecamatan.

“Kami tidak melawan investor atau petani. Tapi semua harus patuh hukum. Kalau izin tidak ada, hentikan. Jangan karena dekat dengan pejabat, lalu dibiarkan,” Pungkasnya

Ia menegaskan, Naga Harapan Bangsa akan mengirimkan laporan resmi beserta bukti dokumentasi ke DPMPTSP Banten, Polda Banten, dan Kementerian ESDM minggu depan.

“Air itu milik publik. Tidak boleh dikuasai seperti tanah bengkok zaman dulu. Kalau hari ini kita diam, 5 tahun lagi anak cucu kita beli air dari orang yang dulunya tetangga sendiri,” ujarnya.

ditempat terpisah Saat awak media dan aktivis konfirmasi Usup Selaku Kepala Desa Sukamraga Kecamatan Sajira : dirinya menjelaskan, bahwasannya pihak desa atau kepala desa tidak tahu dan tidak dilibatkan dengan adanya aktivitas pengeboran tersebut

Hingga berita ini diturunkan, pihak Dinas ESDM Banten belum memberikan keterangan resmi terkait temuan tersebut.

Tri

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis
PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 21:06 WIB

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru