Sukabumi – Aktivitas tambang emas yang berada di wilayah Tanjakan Keusik, Kampung Cigaru, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi, Provinsi Jawa Barat, diduga mendapat dukungan dari seorang oknum bos emas berinisial Haji Emis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pemilik lobang emas di tanjakan keusik,aktivitas tambang emas tersebut masih berjalan meskipun belum memiliki kejelasan perizinan.karena keberadaan tambang tersebut sudah dibekingi oleh Haji Emis, yang disebut-sebut berasal dari Kampung Cigaru, Desa Kertajaya, Kecamatan Simpenan kabupaten Sukabumi provinsi Jawa Barat.11/03/2026.
Dugaan adanya pihak yang membekingi aktivitas tambang emas tersebut membuat kegiatan penambangan tetap berjalan tanpa adanya tindakan tegas dari pihak berwenang. Bahkan, muncul anggapan bahwa oknum bos emas tersebut seolah kebal hukum.
Dikonfirmasi salah satu pemilik lobang emas di tanjakan keusik mengatakan,kang maaf sebelumnya kami pihak penambang sudah ada setoran untuk pengondisian dan ke aman sama haji emis,,ketika ada sesuatu juga haji emis yang bertanggungjawab, kami sudah setor per babagi untuk pengondisian keamanan dilokasi, ungkapnya.
Saat dilakukan upaya konfirmasi ke kediaman Haji Emis di Kampung Cigaru, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Menurut keterangan istrinya, Haji Emis sedang tidak berada di rumah karena hendak pergi ke wilayah Loji.
Hingga berita ini dirilis, belum ada keterangan resmi dari pihak haji emis mengenai dugaan keterlibatan Haji Emis dalam aktivitas tambang emas di Tanjakan Keusik tersebut.
Aparat penegak hukum dan instansi terkait dapat melakukan penelusuran serta penindakan apabila ditemukan adanya aktivitas penambangan emas yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku.
Tri/Agus.










