Medan, Sumatera Utara – Dugaan praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) dalam pengadaan pekerjaan di PT PLN Nusantara Power Belawan mencuat ke permukaan. Selain itu, perusahaan juga diduga menutupi kasus kecelakaan kerja demi mempertahankan status zero accident.
Informasi yang diterima redaksi menunjukkan adanya indikasi KKN dalam sejumlah proyek pengadaan di PT PLN Nusantara Power Belawan. Modusnya adalah penunjukan langsung pekerjaan tanpa melalui proses pengadaan yang transparan dan sesuai dengan prinsip Good Corporate Governance (GCG) serta pakta integritas yang telah ditandatangani oleh jajaran manajemen dan pegawai.
Berikut daftar pekerjaan yang diduga bermasalah:
- Pekerjaan Motor Gear Skip Rake (No Dokumen Rendan: 212.DRP/612/UPBW/2025, Rp 243.600.000)
- Pengadaan Material Acc Parts Pendukung Pompa Sirkulasi (No Dokumen Rendan: 208.DRP/612/UPBW/2025, Rp 91.759.366)
- Jasa Pembersihan Intake Kanal Blok 1 (No Dokumen Rendan: 191.DRP/612/UPBW/2025, Rp 174.851.947)
- Jasa Perbaikan Sea Water Pump PLTGU (093.RKS/INV.CONTROL/DAN.00.01/UPBW/2025, Rp 258.872.000) – Diduga melibatkan CV. SALDIN PUTRA MELAYU, yang direkturnya adalah suami dari Sdri. Wulan, sekretaris Manager Pemeliharaan PT PLN NP UP Belawan.
- Jasa Perbaikan HP Feed Pump No. 2 Blok II (069.RKS/INV.CONTROL/DAN.00.01/UPBW/2025, Rp 98.215.000) – Dikerjakan oleh PT. HARMONI INDAH PERKASA.
- Pengadaan Sensor PH WWTP UP Belawan (058.RKS/INV.CONTROL/DAN.00.01/UPBW/2025, Rp 201.000.000) – Dikerjakan oleh CV. RUTABIDOL FAMILY.
- Pengadaan DP Transmitter PLTGU (059.RKS/INV.CONTROL/DAN.00.01/UPBW/2025, Rp 276.696.000) – Dikerjakan oleh CV. RUTABIDOL FAMILY.
- Pengadaan Flow Meter Air Demin PLTGU (057.RKS/INV.CONTROL/DAN.00.01/UPBW/2025, Rp 266.068.000) – Dikerjakan oleh CV. RUTABIDOL FAMILY.
Oknum pegawai yang diduga terlibat dalam pengaturan proyek ini adalah:
- BAP (Assistant Manager Perencanaan dan Pengendalian Pemeliharaan)
- RR (Officer Pengadaan)
- ARP (Assistant Manager Inventori Kontrol & Gudang)
Diduga ada praktik penjualan dokumen perencanaan pekerjaan kepada vendor, serta pergeseran dana melalui rekening pribadi. Informasi rekening yang diperoleh adalah:
- Rekening BCA atas nama AR: 7783022***
- Rekening Bank DBS Indonesia atas nama RR 1706525***
Peristiwa ini diduga melibatkan Wanmahdanil (Manager PLN Nusantara Power UPDK Pandan, mantan Manager Pemeliharaan PLN Nusantara Power UPDK Belawan).
Kecelakaan Kerja Ditutupi
Selain dugaan KKN, PT PLN Nusantara Power Belawan juga diduga menutupi kasus kecelakaan kerja yang menimpa Pardomuan Siregar, tenaga alih daya OPHAR UP Belawan dari vendor PT. DUTA AGUNG GROUP. Korban mengalami luka bakar di atas 70% saat bekerja di area Pembangkit Listrik Tenaga Gas Uap Belawan.
Kecelakaan ini diduga tidak dilaporkan ke Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) agar perusahaan tetap mempertahankan status zero accident. Korban saat ini dirawat di RS Columbia Asia Medan dengan biaya yang disinyalir ditanggung oleh PT PLN Nusantara Power Belawan.
Kejadian ini diduga akibat kelalaian petugas safety atau pihak yang bertanggung jawab sebagai owner, yaitu PT PLN NUSANTARA POWER UPDK BELAWAN.
Untuk menindaklanjuti kasus ini, direkomendasikan agar oknum-oknum yang terlibat dibebastugaskan dari jabatannya dan dilakukan pemeriksaan secara menyeluruh. SHH (pemimpin tertinggi, +628125846***), TCN (Manager Business Support, +6285371341***)
Sampai berita ini di terbitkan Utamapost.com masih berusaha untuk klarifikasi dengan pihak terkait tapi belum membuahkan hasil.
Bersambung…
Views: 767
Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow










