Oknum Kepala KUA Kecamatan Cihara Diduga Tolak Layani Warga yang Akan Menikah.
Lebak – Oknum Kepala Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cihara diduga menolak memberikan pelayanan pernikahan kepada warga. Ironisnya, calon mempelai diminta untuk membawa Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) sebagai syarat tambahan.
Tindakan tersebut dinilai telah menyulitkan masyarakat yang ingin melangsungkan pernikahan, karena persyaratan SKTM tidak termasuk dalam prosedur resmi pelayanan pernikahan di KUA. Warga meminta agar pihak berwenang menindak tegas oknum KUA yang diduga menyalahgunakan kewenangannya tersebut.kantor urusan agama kecamatan cihara kabupaten Lebak provinsi Banten 26-09-2025.
Masyarakat berharap pelayanan publik di lingkungan KUA Kecamatan Cihara kembali berjalan sebagaimana mestinya, tanpa adanya persyaratan tambahan yang memberatkan dan tidak sesuai aturan.Warga Minta Konfirmasi Terkait Penolakan dari Kantor KUA Kecamatan Cihara.
Calon mempelai mengaku mengalami kendala saat akan melangsungkan proses pernikahan karena kantor urusan Agama (KUA) Kecamatan Cihara. Pihak KUA disebut-sebut menolak pendaftaran pernikahan tersebut dan meminta calon mempelai untuk membuat Surat Keterangan Tidak Mampu (SKTM) terlebih dahulu.
Hal ini menimbulkan pertanyaan dan keresahan di masyarakat. Pasalnya, tidak semua warga memahami dasar hukum serta alasan kewajiban melampirkan SKTM dalam proses pendaftaran nikah di KUA.
Masyarakat pun meminta penjelasan resmi dari pihak KUA Kecamatan Cihara, agar tidak menimbulkan salah paham maupun dugaan adanya prosedur yang tidak sesuai aturan.
Dikonfirmasi bagian setap KUA kecamatan cihara via WhatsApp, Waalaikumsalam,mohon maaf baru buka hp, sebaiknya konfirmasi kekepala KUA bisa kekantor supaya jelas dalam hal ini saya tidak ada kapasitas,untuk menjawab, karena ada pada kewenangan kepala dikantor,nanti bisa dijelaskan dikantor,coba nanti akan ditanyakan dulu supaya ada kejelasan,hapunten haturnuhun wasalam.singkatnya.
Dikonfirmasi kepala KUA kecamatan cihara via WhatsApp tidak ada jawaban,hingga berita ini diterbitkan kepala KUA tidak menjawab.
“Tri”/Tim”










