Program ini berlangsung pada Selasa (21/07/2026), menghadirkan rangkaian pengabdian berbasis pemanfaatan tanaman herbal bagi masyarakat Desa Sungai Alah, Kecamatan Hulu Kuantan, Kabupaten Kuantan Singingi.
Kegiatan dilaksanakan oleh mahasiswa dalam program Pengabdian KUKERTA Berdampak Universitas Riau, didampingi oleh Dosen Pembimbing Lapangan, Ibu Nur Arini Yulia, MM.Par., bersama masyarakat Desa Sungai Alah yang menyambut antusias seluruh rangkaian acara. Kegiatan ini menjadi wujud nyata semangat “KUKERTA Berdampak, Membangun Kampung” yang mengabdi kepada masyarakat.
Pelaksanaan GRENEERA dibuka dengan sosialisasi manfaat tanaman herbal kepada masyarakat. Materi berfokus pada pengenalan jenis-jenis tanaman herbal yang tumbuh di pekarangan rumah masyarakat desa, pemanfaatannya dalam kehidupan sehari-hari, serta potensi ekonominya sebagai produk bernilai jual. Pendekatan aplikatif yang diberikan diharapkan dapat langsung diterapkan oleh masyarakat dalam kehidupan sehari-hari.
Selanjutnya, mahasiswa KUKERTA UNRI di Desa Sungai Alah melanjutkan agenda dengan pelatihan pembuatan obat nyamuk alami dari tanaman serai. Masyarakat diajak langsung mempraktikan bagaimana cara mengolah serai menjadi repelen nyamuk alami sebagai alternatif aman dan ramah lingkungan pengganti obat nyamuk kimia.
Program ini bertujuan mengenalkan potensi tanaman lokal, membangun kesadaran hidup sehat, serta mendorong kemandirian ekonomi rumah tangga di kalangan masyarakat. Setelah itu, kegiatan diisi dengan pelatihan pembuatan sabun alami berbahan dasar jeruk nipis dan daun pandan. Program ini menjadi kontribusi nyata Pengabdian KUKERTA Berdampak Universitas Riau terhadap pemberdayaan ekonomi berbasis tanaman produktif, sekaligus dilengkapi edukasi pengolahan dan penyimpanan produk herbal secara higienis agar hasil olahan masyarakat tetap aman dan tahan lama.
Menjelang akhir kegiatan, agenda berlanjut dengan praktik teknik ecoprint menggunakan daun dan bunga tanaman herbal, yaitu praktik mencetak motif alami pada kain sebagai bentuk pemanfaatan kreatif tanaman herbal di bidang kerajinan tekstil. Agenda ini menjadi bentuk penguatan keterampilan sekaligus wujud kepedulian mahasiswa terhadap potensi ekonomi kreatif desa.
PJ Kepala Desa Sungai Alah, Ibu Eka Handayani, S.E., menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini.
“Kami mengapresiasi kegiatan GRENEERA yang dilaksanakan oleh mahasiswa KUKERTA UNRI. Kegiatan ini memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemanfaatan tanaman herbal yang mudah ditemukan di pekarangan rumah sebagai alternatif obat tradisional. Semoga kegiatan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memanfaatkan potensi alam di sekitar dan mengurangi penggunaan obat-obatan kimia,” ujarnya.
Kegiatan GRENEERA ditutup dengan harapan agar masyarakat Desa Sungai Alah dapat terus mengembangkan produk herbal sabun alami, obat nyamuk alami, dan ecoprint sebagai peluang usaha rumah tangga yang berkelanjutan, sekaligus melestarikan kearifan lokal dalam memanfaatkan kekayaan tanaman herbal di sekitar mereka, sejalan dengan semangat KUKERTA Berdampak Membangun Kampung.










