Satpol Pp Pasaman Barat Amankan 8 Lc Saa Penggerbekan di Cafe Padang Tujuh

- Jurnalis

Sabtu, 23 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

8 Lc diamankan satpol pp di padang tujuh

Pasaman Barat – Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Pasaman Barat melakukan penggerebekan terhadap sebuah kafe di Padang Tujuh, Kecamatan Pasaman, Jumat dini hari (22/5/2026). Tindakan ini berawal dari laporan masyarakat yang resah atas aktivitas di lokasi tersebut.

Menindaklanjuti pengaduan, Satpol PP segera mengerahkan seluruh personel piket untuk turun ke lapangan. Namun, situasi di lokasi sempat tidak kondusif akibat antusiasme warga yang memuncak. Kondisi semakin memanas ketika pemilik kafe diduga melakukan pengancaman terhadap masyarakat dengan menggunakan sebilah parang.

Kasat Pol PP Pasaman Barat, Handoko, menegaskan bahwa pihaknya bertindak sesuai prosedur penegakan perda dan menjaga ketertiban umum. Ia menyebut koordinasi dengan kepolisian dilakukan segera setelah situasi tidak terkendali. “Kami langsung menindaklanjuti laporan warga. Namun karena adanya ancaman dari pemilik kafe, kami berkoordinasi dengan Polres Pasaman Barat untuk mengamankan keadaan,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, Satpol PP bersama aparat kepolisian berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kafe. Di antaranya 8 buah speaker aktif, 2 unit TV LED, 2 buah mixer, 1 unit wireless mic, serta 1 buah parang yang diduga digunakan untuk mengancam warga. Semua barang bukti dibawa ke kantor Satpol PP untuk proses lebih lanjut.

Kapolsek Pasaman, Bermana Manda, S.H., M.H., melalui Bhabinkamtibmas Riki Hendrianto, menyampaikan bahwa pihak kepolisian berhasil mengamankan sebilah parang yang diserahkan oleh warga kepadanya. Senjata tajam tersebut kemudian dibawa ke Polsek Pasaman untuk diamankan sebagai barang bukti. “Kami pastikan semua barang bukti ditangani sesuai prosedur hukum,” tegas Riki.

Selain itu, enam orang wanita pemandu karaoke yang berada di lokasi turut diamankan untuk dimintai keterangan lebih lanjut. Keberadaan mereka di kafe tersebut menjadi salah satu faktor keresahan masyarakat.

Menariknya, dari hasil pemeriksaan awal, enam wanita yang diamankan mengaku masih ada dua orang rekan mereka yang tinggal di tempat kejadian. Informasi ini menambah daftar orang yang akan dipanggil untuk dimintai keterangan oleh pihak berwenang.

Saksi mata dari masyarakat setempat, Nanda dan Diki, mengungkapkan bahwa suasana sempat mencekam ketika pemilik kafe, yang disebut bernama Ibul, mengeluarkan dua buah senjata tajam berupa parang dan keluar untuk menakut-nakuti warga.

Sementara itu, Indra Wati, salah seorang warga setempat, menyatakan dirinya sempat ditendang oleh istri Ibul saat kericuhan terjadi. Ia menegaskan akan melaporkan tindakan tersebut ke Polres Pasaman Barat. “Saya tidak terima diperlakukan seperti itu. Saya akan melaporkan istri Ibul ke pihak kepolisian agar ada keadilan,” ungkapnya.

Polisi kemudian turun ke lokasi untuk membantu menenangkan massa dan mengamankan situasi. Aparat gabungan berhasil meredam kericuhan sehingga proses penertiban dapat dilanjutkan sesuai aturan.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka
Tokoh Perempuan Papua Pegunungan Rida Kogoya Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Konferensi Gereja Baptis Wilayah Dimba

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Rabu, 4 November 2026 - 06:33 WIB

Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium

Berita Terbaru