Seorang Jurnalis Dikeroyok Saat Liput Penertiban PETI di Cerenti, IWO Inhu Desak Polisi Tangkap Pelaku dalam 2×24 Jam

- Jurnalis

Selasa, 7 Oktober 2025 - 12:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang Jurnalis Dikeroyok Saat Liput Penertiban PETI di Cerenti, IWO Inhu Desak Polisi Tangkap Pelaku dalam 2×24 Jam

KUANTAN SINGINGI – Aksi penertiban penambangan emas tanpa izin (PETI) di Desa Teluk Bayur, Kecamatan Cerenti, Kabupaten Kuantan Singingi, Riau, Selasa (7/10/2025), berujung ricuh. Seorang jurnalis dikabarkan menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang yang diduga terlibat dalam aktivitas PETI.

Ketua Ikatan Wartawan Online (IWO) Kabupaten Indragiri Hulu, Rudi Walker Purba, mengecam keras tindakan anarkis tersebut. Ia menilai tindakan itu bukan hanya melanggar hukum, tetapi juga mencederai kebebasan pers dan mengancam keselamatan jurnalis yang tengah menjalankan tugas jurnalistiknya.

“Saya mengutuk keras tindakan brutal dan premanisme terhadap jurnalis yang sedang meliput penertiban PETI. Kami mendesak Kapolda Riau dan Kapolres Kuansing agar segera menangkap para pelaku dalam waktu 2×24 jam sejak kejadian ini,” tegas Rudi Walker Purba kepada wartawan, Selasa siang (7/10/2025).

Menurut Rudi, tindakan tersebut merupakan bentuk penghalangan terhadap kerja wartawan dan aparat penegak hukum dalam upaya menertibkan aktivitas tambang ilegal yang jelas melanggar undang-undang.

“Siapa pun yang terlibat, baik pelaku tambang maupun oknum masyarakat yang membela aktivitas ilegal itu, harus diminta pertanggungjawabannya sesuai hukum yang berlaku,” ujarnya.

Rudi juga mengingatkan bahwa kekerasan terhadap jurnalis tidak dapat ditoleransi dalam bentuk apa pun, karena pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi publik dan mengawasi jalannya penegakan hukum di daerah.

“Kami minta aparat bertindak tegas agar kejadian serupa tidak terulang lagi. Negara harus hadir melindungi jurnalis dari segala bentuk kekerasan,” pungkasnya.

Sementara itu, jurnalis korban pengeroyokan, Ayub Kelana, saat dikonfirmasi terkait kronologi kejadian, belum banyak memberikan keterangan. Ia hanya menjawab singkat,

“Maaf, saya sedang menjalani pemeriksaan (BAP),” ujar Ayub melalui pesan singkat. (Iin)

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling
Kapolda Jambi Salat Jumat Bersama Masyarakat, Ajak Perkuat Silaturahmi dan Jaga Kamtibmas
Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 06:16 WIB

Polisi Peduli Korban Kebakaran, Kapolres Kuningan Salurkan Bantuan Material Bangunan di Desa Sumbakeling

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Berita Terbaru