Simbol Agama Islam di Nistakan: Video Dugaan Penistaan Agama di Lebak, Dua Perempuan Lecehkan Kitab Suci Al-Qur’an

- Jurnalis

Sabtu, 11 April 2026 - 00:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LEBAK – Dugaan penistaan agama yang dilakukan dua perempuan di Lebak, Banten, menggegerkan warga dan memicu kecaman dan kemarahaan publik. Perilaku keduanya yang terekam dalam video amatir memperlihatkan tindakan melecehkan dengan menginjak kitab suci Al-Qur’an. Rekaman tersebut kemudian beredar luas di media sosial. yang belum pasti sumbernya didapati dua perempuan yang menjadikan Al-Qur’an bahan atau alat “sumpah” namun dengan diinjak. Jum’at, (10/04/2026).

Dalam video, terlihat salah satu perempuan menyuruh rekannya menginjak Al-Qur’an sambil bersumpah, setelah dituduh melakukan pencurian. peristiwa bermula ketika N kehilangan bedak dan minyak wangi. Barang serupa ditemukan di tangan Meta, sehingga Meta dipanggil ke salon milik N di wilayah Polotot, Malingping.

Dalam isi Video yang berdurasi 19.43 detik tersebut menyatakan dalam bahasa sunda “Atuh tuturkeun be hela, tincak hela, te kudu nangtung, teu perlu nangtung eteh mah tincak be eta, atuh tincak qur’an (red-“N” sambil menunjukan ke arah kitab suci Al-Quran) dan Meta mengiayakan apa yang di katakan “N”

“Kiye” Terus… “N” sembari meyuruh Meta mengikutinya “Demi Allah,.. Meta Mah Eengga, Ngambil Bedak sama Minyak Wangi, Kalau Meta Ngambil Ulah di Bere Rizki saumur hirup, teuing meta mah naon arana, ulah di hirupken deui. “Ulah dibere milik saumur hirup, cilaka meta sendiri, cilaka sakaluarga”

Dalam Bahasa indonesianya menerangkan ” Ikuti aja teteh dulu, gak usah berdiri, gak perlu berdiri, teteh mah injak aja itu (red-“N” sambil menujuk kearah Al-Quran dan di ikuti M dengan gerakan sambil menginjak Al-Quran)

“Begini” Terus (Kata M), N” sembari menyuruh M mengikutinya ” Demi Allah, M Tidak ngambil bedak sama minyak wangi, kalau M Ngambil jangan di beri rizki seumur hidup, biar meta apa namanya?.. Jangan dikasih hidup lagi,. “Jangan di kasih milik seumur hidup, Celaka meta sendiri..celaka meta sekeluarga”.

Atsa kejadian viralnya video tersebut warga yang geram segera mendatangi Mapolsek Malingping, menuntut agar kedua pelaku diproses hukum. Untuk menghindari amukan massa, kasus penistaan agama ini langsung dilimpahkan ke Mapolres Lebak.

Tri

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis
PAVING BLOK RW 009 CIKAMUNDING JADI SOROTAN, DIDUGA DIKERJAKAN ASAL-ASALAN! DINAS PERKIM BANTEN DAN PPK DIMINTA JANGAN TUTUP MATA.
DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan
Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.
Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.
BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.
PT CEMINDO GEMILANG DIDUGA HALANGI PELIPUTAN WARTAWAN.
King Naga Ikuti Seruan JB Mengawal Kapolri Suyudi Tegakan Hukum Tanpa Pandang Bulu

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 21:06 WIB

King Naga Apresiasi PTPN Kebun Cisalak Mengunjungi RS Kartini Jenguk Anak Yang Terperosok Proyek Parit dan Siap Bantu Biaya Medis

Kamis, 5 November 2026 - 19:46 WIB

DW, Oknum Sekdes Gunung Anten, Resmi Jadi Tersangka Dugaan KDRT; King Badak Desak Penyidik Segera Lakukan Penahanan

Kamis, 5 November 2026 - 19:44 WIB

Jalan Beton Warunghasem–Cibogo Baru Selesai Sudah Retak, KOMPASR Desak DPUPR Lebak Buka Hasil Pengawasan dan Uji Mutu.

Kamis, 5 November 2026 - 10:42 WIB

Gelar TKP Sengketa Tanah Pamubulan,Ahli Waris Tuntut Hak Dikembalikan, Wartawan Dilarang Liputan Di area PT CEMINDO GEMILANG.

Kamis, 5 November 2026 - 09:54 WIB

BARU SELESAI DIBANGUN, PAVING BLOCK RW 009 CIKAMUNDING MULAI RUSAK, KUALITAS MATERIAL DAN KERAPIAN PEKERJAAN DIPERTANYAKAN.

Berita Terbaru