🔥 10 Tahun Der Panzer, 128 Pelayang Adu Ketangkasan di Langit Klayan Cirebon

- Jurnalis

Senin, 21 September 2026 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon //utamapost.com – Hobi bermain layang-layang kini tak lagi sekadar menjadi permainan anak-anak.

Di tangan para penghobi dan komunitas, permainan tradisional tersebut berkembang menjadi ajang kompetisi yang penuh kreativitas, ketangkasan, sekaligus menjadi ruang silaturahmi lintas daerah.

Semangat tersebut terlihat dalam perayaan 10 tahun Der Panzer yang digelar bersama komunitas PALCI (Pelayang Cirebon) di wilayah Klayan, Kabupaten Cirebon, Minggu (20/9/2026).

Salah satu rangkaian kegiatan yang paling menarik perhatian adalah lomba adu layangan atau sambitan. Sebanyak 128 peserta dari berbagai daerah turut ambil bagian dalam turnamen yang hanya membuka satu kelas tersebut.

Para peserta datang dari berbagai wilayah, mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur hingga Jakarta. Sejumlah daerah yang mengirimkan peserta antara lain Situbondo, Malang, Madiun, Bandung, Bogor, Depok, Karawang, Pekalongan, hingga Jakarta.

Salah seorang peserta asal Indramayu, Erwin, mengaku senang dapat mengikuti kegiatan tersebut. Baginya, mengikuti lomba layang-layang bukan hanya soal kompetisi, tetapi juga menjadi sarana melepas penat dari rutinitas pekerjaan.

“Sangat senang ikut kegiatan ini. Hitung-hitung refreshing saja, Mas, dari kesibukan kerja,” ujar Erwin.

Antusiasme peserta menunjukkan bahwa layang-layang masih memiliki tempat tersendiri di tengah perkembangan hiburan modern.

Selain menjaga keberadaan permainan tradisional, kegiatan semacam ini juga mempertemukan para penghobi dari berbagai daerah dalam suasana persaudaraan dan sportivitas.

Lebih dari sekadar adu ketangkasan di udara, perayaan satu dekade Der Panzer bersama PALCI menjadi momentum untuk memperkuat komunitas sekaligus membuka ruang bagi tumbuhnya aktivitas ekonomi masyarakat yang berkaitan dengan dunia layang-layang.

Dari permainan tradisional, lahir kompetisi, persaudaraan, hingga peluang ekonomi—layang-layang kembali menunjukkan pesonanya di langit Cirebon.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka
Tokoh Perempuan Papua Pegunungan Rida Kogoya Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Konferensi Gereja Baptis Wilayah Dimba

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Rabu, 4 November 2026 - 06:33 WIB

Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium

Berita Terbaru