Masjid Al-Hidayah di Belakang Terminal Harjamukti Memprihatinkan, Warga Soroti Perawatan dan Dugaan Penyalahgunaan Lahan

- Jurnalis

Jumat, 21 Agustus 2026 - 06:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cirebon //utamapost.com — Kondisi Masjid Al-Hidayah yang berada di belakang Terminal Harjamukti, Kota Cirebon, menjadi perhatian warga.

Rumah ibadah yang disebut-sebut berkaitan dengan aset Pemerintah Kota (Pemkot) Cirebon tersebut dinilai membutuhkan perhatian serius, baik dari sisi perawatan maupun kondisi lingkungan di sekitarnya.

Saat mengunjungi lokasi, warga Kota Cirebon, Hera Damayanti, mengaku prihatin melihat kondisi masjid yang berada tidak jauh dari kawasan terminal tersebut.

Menurut Hera, informasi yang diketahuinya menyebutkan bahwa lahan Masjid Al-Hidayah berkaitan dengan aset pemerintah.

Ia juga menyampaikan bahwa lahan tersebut sebelumnya disebut memiliki keterkaitan dengan aset Dinas Perhubungan Provinsi yang kemudian melalui proses tukar-menukar aset dalam rangka pembangunan terminal.

“Se­pengetahuan saya masjid ini punya pemerintah kota. Mohon dikoreksi saya. Dulu lahannya dari Dinas Perhubungan provinsi, kalau tidak salah sudah tukar guling,” ujar Hera.

Namun, perhatian Hera tidak hanya tertuju pada kondisi fisik masjid. Ia justru mengaku prihatin dengan kondisi lahan kosong yang berada di depan pagar masjid.

Hera menyebut menemukan sejumlah bekas alat kontrasepsi di sekitar lahan tersebut. Temuan itu, menurutnya, mengindikasikan bahwa area kosong di sekitar rumah ibadah berpotensi dimanfaatkan oleh oknum untuk melakukan aktivitas yang tidak semestinya.

“Tadi saya datang masuk ke sini ada perbuatan kurang pantas. Kemudian coba teman-teman lihat di seputar masjid. Sekitar 10 meter di luar masjid, bekas alat kontrasepsi itu banyak,” ungkapnya.

Kondisi tersebut dinilai menjadi persoalan serius karena lokasi berada di sekitar rumah ibadah dan kawasan yang cukup mudah diakses masyarakat.

Hera berharap pemerintah maupun pihak terkait tidak hanya memperhatikan status dan pemanfaatan aset, tetapi juga memastikan lingkungan di sekitar Masjid Al-Hidayah tetap bersih, terawat, aman, serta memiliki fungsi sosial sebagaimana mestinya.

Menurutnya, apabila lahan kosong di sekitar masjid merupakan bagian dari aset pemerintah, sudah semestinya terdapat pengelolaan dan pengawasan yang jelas agar tidak berubah menjadi ruang yang dimanfaatkan untuk aktivitas yang meresahkan masyarakat.

Persoalan tersebut juga dinilai perlu mendapatkan penjelasan dari pihak berwenang, terutama terkait status aset, pengelolaan Masjid Al-Hidayah, serta peruntukan lahan kosong di sekitar lokasi.

Keterangan dan klarifikasi dari Pemkot Cirebon maupun instansi terkait masih diperlukan untuk memastikan status aset serta langkah penanganan terhadap kondisi lingkungan di sekitar Masjid Al-Hidayah.

Follow WhatsApp Channel utamapost.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto
RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna
Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112
Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta
Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium
Polisi Tangkap Pria Terduga Pelaku Pencabulan Anak di Bawah Umur di Pasaman Barat
Pemkab Solok Terima Bantuan dari Solok Saiyo Sakato (S3) untuk Korban Bencana Galodo di Arosuka
Tokoh Perempuan Papua Pegunungan Rida Kogoya Salurkan Bantuan Rp15 Juta untuk Konferensi Gereja Baptis Wilayah Dimba

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 16:01 WIB

Dukung Kamtibnas, Kelompok Temenggung Roy Serahkan Tiga Pucuk Senjata Api Rakitan Ke Polsek VII Koto

Kamis, 5 November 2026 - 07:32 WIB

RSUD Waled Jalani Penilaian Akreditasi, Optimistis Pertahankan Predikat Paripurna

Kamis, 5 November 2026 - 07:01 WIB

Terobosan BESTARI-Saintek! 40 Relawan Tuli Kembangkan Teknologi AI untuk Layanan Darurat Call Center 112

Rabu, 4 November 2026 - 19:41 WIB

Rawat Persaudaraan di Perantauan, DPP IPPSA Perkuat Konsolidasi Organisasi di Yogyakarta

Rabu, 4 November 2026 - 06:33 WIB

Labfor Polda Jateng Selidiki Kebakaran Gudang Peleburan Aluminium di Kebasen, Empat Sampel Bukti Dibawa untuk Uji Laboratorium

Berita Terbaru